Cegah Kasus Campak, Kemenkes Buka Layanan Vaksin di Posko Mudik

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalBekasi.com –  Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan pihaknya akan  mengantisipasi penyebaran kasus campak saat musim libur lebaran mendatang.

“Kami siap mengantisipasi, jadi sudah menyiapkan sebenarnya layanan vaksinasi campak pada pos mudik. Kami sudah merencanakan akan dibuka layanan vaksinasi di pos pelayanan mudik,” kata Andi dalam Konferensi Pers Update Kasus Campak di Indonesia yang diselenggarakan secara daring di Jakarta

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya akan menyasar posko-posko mudik dengan intensitas kunjungan yang tinggi, seperti pelabuhan dan bandara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya pun sudah meminta balai karantina kesehatan yang menjadi wilayah kerjanya untuk menyiapkan antisipasi tersebut.

Untuk ketersediaan vaksin, ia mengatakan pihaknya sudah mendistribusikan vaksin MR hingga ke tingkat provinsi, kabupaten dan kota sehingga hanya memerlukan koordinasi dengan dinas kesehatan terkait.

Karena itu, ia pun meminta sinergi dari seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menyiapkan antisipasi tersebut, mengingat mobilitas dan aktivitas berkumpul masyarakat meningkat menjelang dan saat musim libur lebaran.

Kondisi yang demikian, kata dia, mengakibatkan risiko kenaikan penyebaran kasus campak di kemudian hari.

Hasil amatan pihaknya menemukan adanya pola peningkatan kasus campak dalam beberapa tahun terakhir yang berkaitan erat dengan periode libur panjang karena memicu aktivitas berkumpul masyarakat.

“Kami perhatikan ada hubungan antara kejadian kasus ini dengan adanya perayaan-perayaan yang bersifat berkumpul. Kami lihat tren lima tahun terakhir. Kasus cenderung mulai meningkat pada awal tahun, ya, kemudian menurun begitu, dan kemudian akan naik lagi pada sekitar bulan Agustus, September, Oktober, November,” katanya, Sabtu (7/3)

Ia pun mengimbau individu agar tidak melakukan aktivitas berkumpul atau berkerumun apabila memiliki tanda maupun gejala terindikasi campak.

Individu dengan gejala demam maupun ruam kemerahan, kata dia, sebaiknya menghindari kontak dengan individu sehat dan segera melakukan isolasi mandiri di rumah.(red)

Berita Terkait

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan
Dukung Program Jumat Tanpa BBM, Ketua DPRD Kota Bekai Pilih Naik Transportasi Umum
Enam Bulan Berjalan, Kasus TSK Oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Belum Ditahan
PTMP Sabet Tiga Penghargaan, Warga Tunggu Dampak Nyata ke Kota Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 12:10 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Rabu, 15 April 2026 - 17:10 WIB

Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan

Berita Terbaru