KanalBekasi.com – Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, menyoroti masih kurangnya fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah yang dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, terdapat sekitar 39 ribu unit meubeler sekolah yang belum terpenuhi. Kekurangan tersebut meliputi bangku, meja, hingga lemari yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Faisal menyatakan, kekurangan fasilitas ini berpotensi memengaruhi kenyamanan siswa dan efektivitas proses pembelajaran di sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Data dari Dinas Pendidikan menunjukkan masih ada sekitar 39 ribu kekurangan bangku, meja, dan lemari sekolah. Hal ini harus menjadi prioritas dalam penyusunan anggaran tahun berikutnya,” kata Faisal, Selasa (3/3).
Ia menegaskan bahwa pembangunan ruang kelas baru (RKB) harus disertai dengan penyediaan sarana pendukung yang memadai. Menurutnya, ketersediaan ruang belajar saja tidak cukup tanpa dilengkapi perabot yang layak digunakan siswa.
“Jangan sampai ruang kelas sudah ada, tetapi tidak tersedia meja dan kursi. Daya tampung sekolah juga harus disesuaikan dengan jumlah peserta didik,” ujarnya.
Selain persoalan fasilitas pendidikan, Faisal juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur dasar di wilayah Kota Bekasi.
Menurutnya, berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses anggota DPRD dari seluruh daerah pemilihan harus masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
“Jika Musrenbang dan Renja dinas disusun dengan baik, maka pemerataan pembangunan bisa tercapai. DPRD memastikan hasil reses dari seluruh dapil dapat terakomodasi dalam RKPD,” jelasnya.
Faisal menambahkan, DPRD akan terus mengawal pembahasan anggaran daerah agar kekurangan fasilitas pendidikan dapat segera diatasi. Ia berharap ke depan seluruh siswa di Kota Bekasi dapat belajar dengan sarana yang memadai dan nyaman.(Adv)






































