KanalBekasi.com – Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengatakan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di seluruh ruas Tol Trans Jawa selama periode libur Paskah. Upaya ini termasuk penerapan rekayasa lalu lintas apabila diperlukan, sesuai diskresi Kepolisian.
Hal ini dilakukan melalui optimalisasi pelayanan operasional guna menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan.
Menurutnya, JTT secara konsisten menjaga kualitas layanan melalui kesiapan operasional yang terintegrasi. Seluruh lini pelayanan dipastikan berjalan optimal, mulai dari transaksi di gerbang tol, pengaturan lalu lintas, hingga layanan bagi pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini merupakan bagian dari komitmen kami. Menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal,” katanya, Kamis (3/4)
Dalam periode ini, JTT mengoptimalkan pelayanan di empat ruas utama. Antara lain Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Tol Palimanan–Kanci, Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C, serta Jalan Tol Surabaya–Gempol.
Pada titik transaksi, JTT mengoperasikan gardu tol secara maksimal dan menyiagakan Mobile Reader (MR). Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, terutama pada jam-jam puncak.
Selain itu, JTT juga memastikan kesiapan armada layanan lalu lintas yang terdiri atas 29 unit derek, 7 unit ambulans. Juga ada 6 unit rescue, 17 unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta 19 unit Mobile Customer Service (MCS) yang bersiaga selama 24 jam.
Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real-time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian informasi. Serta didukung Dynamic Message Sign (DMS) untuk menyampaikan informasi terkini kepada pengguna jalan.
Dalam aspek pelayanan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), JTT bersama pengelola rest area memastikan ketersediaan fasilitas umum. Seperti toilet, air bersih, area parkir, serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
JTT juga mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mencukupi saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama.(red)







































