Ini yang Bikin Stadion Patriot Candrabhaga Gagal Jadi Venue Piala Dunia 2021

Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Gelaran Akbar Piala Dunia U-20 2021 akan digelar, Indonesia akan menjadi tuan rumahnya. Event tersebut bakal berlangsung pada 24 Mei hingga 12 Juni 2021.

Enam stadion pun telah dipilih untuk menggelar ajang tersebut. Di antaranya Gelora Bung Karno (Jakarta), Pakansari (Bogor), Manahan (Solo), Mandala Krida (Yogyakarta), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Kapten I Wayan Dipta (Bali).

Muat Lebih

Baca Juga: Jadi Venue Piala Dunia U-20 Stadion Patriot Candrabaga Segera Berbenah

Staf Kemenpora Gatot S Dewa Brata mengatakan dipilihnya enam stadion tersebut sebuah kemajuan dari sebelumnya yang ditetapkan FIFA yakni empat stadion. 

Lalu Stadion Patriot (Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Bandung), sepertinya akan menjadi opsi cadangan.

“Di luar stadion-stadion tersebut masih harus disiapkan sejumlah stadion lain sebagai stadion pendukung.” kata Gatot, Jum’at ( 24/20)

Enam stadion yang dipilih FIFA harus didukung dengan lima lapangan untuk latihan. Selain itu FIFA mewajibkan Piala Dunia U 20 2021 di Indonesia harus terselenggara secara meriah.

Indikator meriah di sini, sambung Gatot , adalah setiap laga Piala Dunia U 20 ini wajib dihadiri penonton minimal sebanyak 10 ribu hingga 20 ribu orang, hal tersebut merupakan salah satu kriteria FIFA.

Ini belajar dari case Piala Dunia U 20 yang pertama di Kolombia tahun 2011, yang dipenuhi jumlah penonton terbanyak di setiap pertandingannya.”

“Sedangkan pada Piala Dunia U 20 terakhir di Polandia tahun 2019 tercatat sebagai Piala Dunia U 20 yang terendah jumlah penontonnya, tentu saja itu akan menjadi tugas bagi PSSI dan pemerintah Indonesia,” tukasnya

Setelah menetapkan enam stadion tersebut, nantinya perwakilan FIFA akan kembali menyambangi Indonesia. Hal itu dilakukan untuk melihat perkembangan venue.

“Bulan Maret FIFA datang, lalu Juli dan Desember tahun ini datang lagi. Jadi saat inspeksi minimal ada progresnya,” imbuh Gatot.

Gatot menyebutkan PSSI telah mengajukan rencana pengunduran jadwal pelaksanaan ke Juli 2020 karena berdekatan dengan perayaan Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada tanggal 14 Mei 2020. Permintaan itu, kata Gatot sulit dikabulkan karena pada bulan Juli 2021 kompetisi di Eropa dan Amerika sudah mulai bergulir.

”2020 sudah harus countdown,” pungkas Gatot.(sgr)

Pos terkait