KanalBekasi.com – Sebagai upaya meminimalisir terjadinya banjir di musim hujan, Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, meminta kepada pengembang perumahan agar membangun atau menyediakan tandon air di tiap proyek pembangunannya.
Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Junaedi, menyatakan bahwa pertumbuhan di sektor pembangunan khususnya perumahan semakin pesat. Karena itu, pembangunan proyek perumahan vertikal maupun horisontal disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakatnya.
Bagi pengembang yang melakukan kegiatan pembangunan kawasan perumahan, Junaedi minta agar para pengembang perumahan wajib menyediakan dan kawasan pemukiman di Kota Bekasi menyediakan tendon air dimasing-masing lokasi perumahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami minta agar setiap pengembang membangun tandon air disetiap perencanaan pembangunannya,” tegasnya, Rabu (5/2).
Baca Juga: Perumahan Madinah City Sudah Kantongi Perizinan
Selain langkah antisipasi banjir, fungsi tandon air menurut Junaedi, juga berguna untuk menampung air ketika memasuki musim kemarau datang.
“Hal ini sebagai langkah antisipasi untuk mencegah banjir dan menyediakan lokasi resapan air di Kota Bekasi,” ulasnya.
Baca Juga: Apartemen Urban Sky yang Disoal Warga Belum Ber-IMB
Jumlah tandon air yang di miliki Pemkot Bekasi, yakni sebanyak 6 tandon air yang berada di wilayah IKIP, Durenjaya, Arenjaya, Koja, Galaksi dan Pengasinan. Pemkot Bekasi berencana menambah jumlah tandon dibeberapa wilayah sekitar 7 tandon air.
“Rencananya Kota Bekasi akan menambah 6 hingga 7 tandon air lagi kedepannya,” jelasnya menambahkan.
Ketersediaan tandon airnya sendiri, terutama di perumahan yang berdekatan dengan kali, ia berharap agar pengembang menyediakan lahan untuk dijadikan lokasi pembangunannya.
“Yang terpenting untuk membangun tandon airnya ada ketersediaan lahan dan saya rasa hal ini harus benar-benar diperhatikan,” pungkasnya.(gir)





































