KanalBekasi.com – Banyaknya infrastruktur yang dibangun, pada 2019 mendatang, Kementerian Perhubungan akan melakukan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga lebih dari satu triliun.
Efisiensi ini dilakukan dengan memaksimalkan skema proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut ada 15 bandar udara, 20 pelabuhan, dan 5 terminal yang akan dilakukan dengan skema KPBU.
“Jadi tidak ada lagi APBN yang kita bebankan pada 2019. Oleh karena itu kami bisa melakukan efisiensi lebih dari satu triliun,” katanya di Jakarta, (20/8)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan lebih lanjut oleh Menhub Budi Karya, bahwa skema KPBU ini bukan menjual proyek melainkan melakukan kerjasama konsesi dalam jangka waktu tertentu. Dan penerima konsesi akan menanggung seluruh biaya baik capital expenditure (capex) maupun operating expenditure (opex).
“Tolong dicatat KPBU itu bukan menjual, tetapi mengkerjasamakan konsesi dalam waktu tertentu, biasanya 20-30 tahun. Otomatis si penerima konsesi, harus menanggung biaya-biaya baik itu capex maupun opex,” jelas Menhub Budi.
Beberapa bandar udara yang sudah dilakukan proses kerjasama diantaranya adalah bandar udara di Palangkaraya, Lampung, Bengkulu dan Sentani. Ke-empat bandara ini langsung di lakukan kerjasama dengan BUMN dengan biaya capex sekitar 1 miliar per bandara
“Yang sudah itu bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya, dan bandara lain di Lampung, Bengkulu, dan Sentani. Kita langsung kerjasamakan dengan BUMN, langsung tunjuk, kita kasih 57% dan yang 43% musti lelang. Satu bandara itu capex-nya 1 milliar,” tutup Menhub.(sgr)







































