Sekolah Berbasis Agama Minim Akses MBG, Zulhas Minta Perbaikan Cepat

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KanalBekasi.com — Pemerintah pusat mulai memfokuskan perhatian pada pemerataan program pemenuhan gizi, khususnya bagi sekolah berbasis agama yang dinilai masih tertinggal dalam penerimaan manfaat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan hal tersebut saat meninjau kegiatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (15/4).

Zulhas menyebut capaian distribusi program gizi di sekolah umum sudah jauh lebih tinggi dibandingkan lembaga pendidikan keagamaan. Ia menilai kondisi ini perlu segera diperbaiki agar tidak menimbulkan kesenjangan berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah umum sudah di atas 80 persen, sementara madrasah dan pesantren masih di kisaran 15 sampai 20 persen. Ini yang sedang kita kejar percepatannya,” ucapnya. Rabu (15/4).

Pemerintah kini tengah menyiapkan pola distribusi khusus agar program bisa lebih cepat menjangkau madrasah, baik tingkat tsanawiyah, aliyah, hingga pondok pesantren. Skema ini diharapkan mampu mempersempit selisih penerima manfaat dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, peserta didik di lingkungan pendidikan berbasis agama memiliki hak yang sama dalam memperoleh asupan gizi yang layak. Karena itu, percepatan distribusi menjadi langkah strategis yang tidak bisa ditunda.

Tak hanya soal distribusi, Zulhas juga mendorong adanya evaluasi langsung dari para penerima manfaat. Menurutnya, siswa perlu dilibatkan untuk memberikan masukan terkait kualitas hingga variasi menu makanan yang disediakan.

“Silakan anak-anak memberi penilaian, bahkan mengusulkan menu. Tapi tetap harus sesuai standar gizi,” pungkasnya.

Dengan langkah percepatan ini, pemerintah menargetkan tidak ada lagi disparitas antara sekolah umum dan sekolah berbasis agama dalam program pemenuhan gizi. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. (red)

 

Berita Terkait

MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Pantau Stabilitas Pangan di Bekasi, Bulog: Harga Beras Stabil, Pedagang Keluhkan Harga Plastik
Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi Diisi Plt, 10 Nama Kandidat Masuk Seleksi Pusat
Mewujudkan ‘Asta Cita’ Lewat Program MBG untuk Mewujudkan Generasi Emas Bangsa
Kinerja Melesat Tajam, Perumda Tirta Patriot Raih Bintang 5 di Top BUMD Awards
41 KK Korban Kebakaran di Cimuning Dapat Kompensasi Rp 7 Miliar, Pemkot Minta Realisasi Cepat
Antrean Sempat Membludak, Penyaluran Bansos di Kayuringin Jaya Kini Tertata
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:14 WIB

MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Rabu, 15 April 2026 - 22:41 WIB

Pantau Stabilitas Pangan di Bekasi, Bulog: Harga Beras Stabil, Pedagang Keluhkan Harga Plastik

Rabu, 15 April 2026 - 16:46 WIB

Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi Diisi Plt, 10 Nama Kandidat Masuk Seleksi Pusat

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Sekolah Berbasis Agama Minim Akses MBG, Zulhas Minta Perbaikan Cepat

Berita Terbaru

Ilustrasi

BERITA UTAMA

El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:13 WIB