KanalBekasi.com – Pimpinan Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Bekasi telah dilakukan penunjukkan sementara melalui jabatan Pelaksana Tugas (Plt), setelah beberapa pimpinan sebelumnya telah memasuki selesai masa tugas untuk periode 2021 hingga 2026.
Untuk ini, beberapa pucuk pimpinan BAZNAS Kota Bekasi kini dipimpin oleh Agus Harap Sanjaya selaku Plt Ketua BAZNAS, dan beberapa wakilnya meliputi Wakil Ketua 1 Fachry Fauzi, Wakil Ketua 2 Nasro Dwiprana, Wakil Ketua 3 Ali Mashuri dan Wakil Ketua 4 Rian Fauzi.
Plt Ketua BAZNAS Kota Bekasi Agus Harap Sanjaya mengatakan, periode pimpinan BAZNAS sebelumnya sudah selesai secara masa Bhakti Tugas sejak tanggal (08/04) lalu, hingga pada (09/04) kemarin, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto segera melakukan penunjukan sementara secara estafet kepemimpinan di tubuh organisasi pengelola zakat umat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan Kepala Daerah melakukan penunjukan Plt, agar pucuk pimpinan BAZNAS tidak mengalami kekosongan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, secara seleksi terbuka, mengenai Bakal Calon Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi telah mengerucut kepada 10 nama besar, yang selanjutnya akan dilakukan tahap seleksi dan verifikasi oleh pihak BAZNAS Pusat.
Adapun, beberapa nama yang telah ditetapkan meliputi Ahmad Tasori, Bahana Jaal Haq Taqwallah, Sudarsono, Moch. Nurcholic, Muhammad Anwar, Mulyadi, Nurul Akmal, Sirojudin, Sriyono, dan Umri Yasa.
“Kewajiban kita adalah minta pertimbangan ke Baznas Pusat, untuk kami mengirimkan surat atau meminta pertimbangan sejak dua bulan lalu. Sehingga kami sifatnya hanya menunggu arahan dari pusat,” ucapnya.
Lantaran, menurutnya pucuk pimpinan BAZNAS tidak boleh ada kekosongan jabatan, hingga ditunjuk proses Plt. Kemudian, mengenai berapa lamanya proses masa tugas seorang Plt sendiri, Agus menyebut bahwa hal itu akan menunggu dari ketentuan dari BAZNAS Pusat.
“Ya pokoknya kita selama itu belum keputusan berarti kita bertugas aja. Sifatnya tidak bisa ditentukan, bisa seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan kan tetap nunggu dari pusat,” katanya.
Menurutnya, apabila melihat dari beberapa nama bakal calon pimpinan BAZNAS. Dirinya, menilai proses seleksi sudah dilakukan secara ketentuan dan prosedural. Terlebih, dari beberapa nama tersebut ada dari unsur Ulama maupun Tokoh Masyarakat.
“Ini melihat dari yang masuk lolos kemarin 10 besar itu, itu potensinya sama-sama kuat. Karena mereka itu orang-orang profesional. Sehingga, sangat-sangat fair secara seleksi,” sambungnya.
Selanjutnya, secara proses seleksi, pihak dari BAZNAS Pusat akan melakukan pertimbangan, apabila proses verifikasi sudah dilakukan, untuk melihat siapa calon kandidat yang layak ditunjuk sebagai pimpinan BAZNAS Kota Bekasi.
“Artinya nanti dari 10 nama itu akan mengerucut 5 nama dan itu sifatnya tanggungjawab dari BAZNAS Pusat. Nanti sifatnya pertimbangan untuk diberikan ke daerah bahwa yang layak untuk memimpin lima tahun ke depan itu siapa siapa saja orangnya,” sambungnya.
Lebih lanjut, nantinya apabila sudah mengerucut, akan diberikan Surat Keputusan (SK) dari Kepala Daerah melalui Wali Kota untuk dilakukan penunjukkan kepada pimpinan BAZNAS yang mereka sudah mendapatkan rekomendasi dari BAZNAS Pusat.






































