Walikota Khawatirkan Musim Mudik Bikin Angka Covid-19 di Bekasi Meninggi

Selasa, 11 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bekasi Rahmat Effendi

Walikota Bekasi Rahmat Effendi

KanalBekasi.com – Walikota Bekasi Rahmat Effendi mewanti-wanti warga Kota Bekasi yang nekad mudik keluar Kota Bekasi. Menurutnya mudik memungkinkan angka penularan COVID-19 kembali meninggi.

“Artinya masih banyak yang mencoba-coba padahal sudah dilarang, sudah diimbau. Karena Bukan dilarang pulang mudik nya tapi dilarang nanti bisa nanya dapat transmisi virus covid itu yg dikhawatirkan, ” kata Rahmat, Rabu (11/5)

Walikota memaparkan perkembangan pandemi Covid-19 di Kota Patriot itu yang sudah melandai. Hal tersebut menurutnya bukan perkara mudah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Walikota Bekasi Prihatin Terhadap Rumah Sakit Swasta yang Tolak Pasien Covid-19

“Di Kota Bekasi sampai dengan tadi kita rapat evaluasi itu 98,1% RT kita dari 7084 sudah hijau, tinggal 142 artinya 1,8 persen yg kuning, ” tuturnya

Artinya, kata Rahmat, perkembangan Covid-19 di Kota Bekasi sudah sangat landai dan datar. pergerakan-pergerakan transmisi yang tidak bisa dikendalikan akan berpengaruh terhadap peningkatan Covid-19

Sebagai kepala daerah ia menghimbau kepada warga untuk tidak meninggalkan kita Bekasi. Menurutnya ada resiko bila warga nekad bepergian keluar Kota Bekasi.

“Sudahlah disini saja dalam masa-masa lebaran ini karena kita khawatir kan kalau ke Depok ke Bogor atau ke Jakarta atau Kabupaten Bekasi tadi, semuanya kekawatiran nya adalah jangan sampai terjadi penambahan atau gelombang, ” tuturnya.

Walikota juga sudah menyiagakan Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi untuk menyekat di empat titik perbatasan antara Kota Bekasi dan DKI Jakarta. Hal tersebut berdasarkan keputusan Pemerintah Pusat melarang warga DKI Jakarta dan Bekasi mudik.

“Oleh karena itu saya minta sama teman-teman polisi Satpol PP dishub untuk intens diprediksi di mana saat-saat kesempatan itu terjadi nah itu yang harus diantisipasi, ” katanya.(sgr)

Berita Terkait

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan
Dukung Program Jumat Tanpa BBM, Ketua DPRD Kota Bekai Pilih Naik Transportasi Umum

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 12:10 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terbaru