Tri Adhianto: Tunjangan Guru di Kota Bekasi Rp 5,1 Juta Perbulan

Rabu, 11 April 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debat Publik Terbuka, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, diselenggaraan oleh KPUD, di Gedung Serbaguna Al-Muhajirien Bekasi, di Jalan Cut Mutia No. 53, Margahayu, Bekasi Timur, Rabu (11/4)

Debat Publik Terbuka, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, diselenggaraan oleh KPUD, di Gedung Serbaguna Al-Muhajirien Bekasi, di Jalan Cut Mutia No. 53, Margahayu, Bekasi Timur, Rabu (11/4)

KanalBekasi.com – Calon Wakil Wali Kota Bekasi periode 2018-2023, Tri Adhianto menjelaskan bahwa, kualitas pendidikan harus dibarengi upaya meningkatkan kesejahteraan bagi para pelaku pendidikannya. Sebab, tanpa didukung peningkatan kesejahteraan tersebut, mustahil pendidikan di Kota Bekasi bisa menjadi berkualitas.

Dalam debat publik yang digelar KPU Kota Bekasi, di Gedung Serbaguna Al-Muhajirien Bekasi, di Jalan Cut Mutia No. 53, Margahayu, Bekasi Timur, Rabu (11/4), Tri menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Bekasi, telah meningkatkan kesejahteraan melalui pemberian tunjangan insentif sebesar Rp 3,9 juta sampai 5,1 juta setiap bulannya kepada masing-masing guru. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kesejahteraan guru di Jawa Barat.

“Ini merupakan bukti bahwa Pemerintah Kota Bekasi mampu mensejahterakan guru dengan insentif yang diberikan mulai dari Rp 3,9 juta sampai 5,1 juta. Jadi kalau mau pendidikan kita lebih baik dan maju, maka kita harus dapat mensejahterakan dulu para pelaku pendidikannya. Sehingga, kualitas penddidikan itu bisa menghasilkan para lulusan terbaik,” katanya, menjawab pertanyaan calon Wakil Wali Kota Bekasi, Adhy Firdaus, pada sesi tanya jawab di debat publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sejak diberlakukannya UU nomor 23 tahun 2014 tentang pengelolaan SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab Pemeritah Provinsi, Tri mengungkapkan bahwa Pemkot Bekasi telah melayangkan surat kepada Gubernur Jawa Barat, agar pengelolaan SMA dan SMK diserahkan kembali kepada Pemkot Bekasi.

Sebab, APBD Kota Bekasi pada tahun 2018 yang mencapai sekitar Rp 6 triliun, dianggap mampu mengcover kebutuhan biaya operasional mulai dari tingkat SD sampai jenjang SMA/SMK.

“Kita sudah hitung kebutuhan untuk tingkat SMA dan SMK dan melaui APBD yang kita miliki, kita sanggup makanya kita meminta supaya SMA dan SMK diserahkan kembali pengelolaannya kepada Pemkot Bekasi,” ujar Tri.

Total anggaran bagi SMA/SMK sekitar Rp 245 miliar. Kami telah sepakat dan nantinya anggaran itu akan kita kucurkan pada tahun 2019.

Masing-masing peserta didik tingkat SMA/SMK negeri nantinya, diberikan bantuan pendidikan sebesar Rp 175 ribu setiap bulannya. Sedangkan, untuk SMA/SMK swasta akan diberikan biaya dari Pemkot Bekasi sebesar Rp 100 ribu setiap siswa perbulannya.

“Untuk menerapkan program pendidikan dua belas tahun, kita sudah hitung semua kebutuhannya mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK negeri serta swasta. Dan semuanya akan gratis,” tuturnya.(boy)

 

Berita Terkait

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Pemerintah Genjot 30 Ribu Kopdes Merah Putih, Prioritaskan Desa, Kota Terkendala Lahan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan

Berita Terbaru