KanalBekasi.com – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie membantah pernyataannya dikutip media sosial dan media online terkait ‘Masyarakat Gaptek’ (Gagap Teknologi).
Kutipan pernyataannya tersebut, dianggap provokatif dan tendesius, karena tidak sesuai penjelasannya ketika dimintai penjelasan mengenai pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, yang masih dilakukan masyarakat disekolah.
“Itu salah ngutip, bukan begitu maksudnya,” katanya mengklarifikasi, Sabtu (7/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan Ali tersebut, bermula ketika dirinya diminta penjelasan tentang pelaksanaan pendaftaran online yang masih dilakukan disekolah.
Menurut dia, didalam aturan pelaksanaan PPDB disebutkan bahwa pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri atau langsung datang ke sekolah.
“Waktu itu, saya ditanya kenapa pendaftaran online masih banyak mendaftar ke sekolah,” katanya Ali menirukan.
Dinas Pendidikan melalui operator di sekolah, telah menyiapkan para orangtua siswa membantu melakukan proses registrasi. Sebab, tidak semua masyarakat paham Information and Technology (IT).
“Karena dalam juknis PPDB, pendaftaran boleh dilakukan di sekolah, karena tidak semua masyarakat paham IT (gaptek). Sedangkan, pendaftaran mandiri online, bisa dilakukan dimana saja dengan perangkat IT,” jawabnya.
Karena itu, ia menyesalkan pernyataannya terkait ‘Masyarakat Gaptek’ di kutip, seolah-olah dirinya menganggap semua masyarakat itu Gaptek.
“Penjelasannya disalah artikan bahkan terkesan diplintir. Masyarakat Kota Bekasi sudah cerdas, saking cerdasnya hoax tidak mempan,” sesalnya.(boy/adv)








































