Sistem Zonasi SMA/SMK Banyak Masalah, Kemendikbud Diminta Cari Solusi

Rabu, 11 Juli 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PPDB,net

Ilustrasi PPDB,net

KanalBekasi.com – Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), segera berkoordinasi menyelesaikan munculnya persoalan di masyarakat terkait proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018.

Karena, sejak peralihan kewenangan SMA/SMK dari Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Provinsi sejak tahun lalu, para peserta didik khususnya yang berasal dari warga sekitar sekolah belum sepenuhnya terakomodir melalui sistem zonasi. Sehingga, Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB, dinilai kerap menimbulkan polemik di masyarakat.

“Ini demi menyatukan visi, misi, serta pemahaman terhadap sistem zonasi dalam PPDB agar tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya, Rabu (11/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bamsoet sapaan akrabnya, mengatakan sistem zonasi yang mewajibkan sekolah menerima 90 persen calon siswa yang tinggal di lokasi terdekat sekolah justru tak sepenuhnya efektif.

Ia mencotohkan, ada sekolah-sekolah di daerah yang menghadapi keterbatasan daya tampung. Ada pula calon siswa yang tiba-tiba berpindah tempat.

Karena itu, Legislator Partai Golkar ini, mendorong Kemendikbud segera mengkaji dan mengevaluasi penerapan sistem zonasi PPDB tahun ini.

Dia kembali menegaskan, agar Kemendikbud segera berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk menghasilkan solusi tepat bagi masyarakat.

“Masih banyak daerah yang belum sepenuhnya mengadopsi sistem zonasi. Kemedikbud dan Pemda setempat berkoordinasi agar sisem zonasi berjalan efektif,” katanya.(oss)

Berita Terkait

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Pemerintah Genjot 30 Ribu Kopdes Merah Putih, Prioritaskan Desa, Kota Terkendala Lahan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan

Berita Terbaru