KanalBekasi.com – Walikota Bekasi Rahmat Effendi memberikan pembinaan terhadap seluruh aparatur non PNS yakni Guru Tenaga Kependidikan (GTK) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkup Dinas Pendidikan Kota Bekasi, dan kegiatan tersebut diselenggarakan di dalam Stadion Patriot Candrabaga Kota Bekasi.
Walikota Bekasi bersama Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto, Pj. Sekda Kota Bekasi, Widodo Indrijantoro, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alie Fauzie dan dihadiri oleh semua aparatur non PNS di lingkup Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Sebelum menuju lokasi kegiatan, walikota sempat mengecek rumput lapangan sepak bola, yang dimana rumput tersebut terlihat banyak yang rusak, dan mengintruksikan kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga agar di rapi kan secepatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sesampainya di lokasi, Rahmat Effendi (Pepen) disambut dengan acara berfoto bersama. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang bertujuan agar para pagawai non PNS juga harus mempunyai etos kerja yang tinggi, tidak boleh malas-malasan apalagi yang berprofesi sebagai pengajar atau pendidik harus bisa memberi contoh yang lebih baik, karena pengajar atau pendidik merupakan ujung tombak bagi kota Bekasi dimana salah satu ViSI MISI Kota Bekasi adalah kota yang cerdas.
Pepen dalam pesannya menyampaikan jangan percaya terhadap berita bohong atau berita hoax.
“mengenai pengurangan TKK besar-besaran itu tidak benar, saya jamin tidak ada kecuali yang tidak pernah masuk, kerjanya ngga bener itu lain cerita” ucapnya.
Ditegaskan kembali, bahwa berita simpang siur mengenai pengurangan tenaga kontrak itu hanyalah isu, akan tetap tidak menutup kemungkinan jika para pegawai melanggar peraturan tersebut, akan di beri sanksi tegas oleh pengelola di bagian Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah Kota Bekasi, Wali Kota juga menegaskan tidak hanya TKK, ASN pun akan di beri tegas sanksi sesuai peraturan yang ada.
Pepen memaparkan mengenai bekerja dengan penuh tanggung jawab dan sepenuh hati melayani warga, yang di maksudkan agar pegawai melayani dengan hati jika ada warga yang membutuhkan pelayanan mengenai apapun, kerjakan sampai tuntas jangan bertele tele ataupun diperlambat, bekerja secara taktis.
“Ayo kita bekerja secara taktis, jangan ada lagi menunggu arahan pimpinan, buat ide masing masing untuk bekerja, harus dengan Think Out Of The Box” tegasnya. (sgr/hms)






































