Dinkes Kota Bekasi Antisipasi Tingginya Kasus Demam Berdarah

Senin, 28 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati

KanalBekasi.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi (Kadinkes), Tanti Rohilawati menggelar konferensi Pers terkait tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi.

Dalam keterangannya, Tanti menjelaskan meningkatkannya jumlah penderita DBD secara signifikan terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan pola hidup masyarakat yang belum menyadari pencegahan wabah DBD

“Ada kenaikan signifikan, Januari 2019 ada 88 kasus, yang positif 75 kasus, padahal 2018 hanya ada 49 kasus selama Januari” kata Tanti, Senin (28/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanti menambahkan pihaknya telah mengambil langkah-langkah antispasi guna menekan berkembangnya wabah DBD di Kota Bekasi. Lewat Instruksi Walikota pihaknya juga sudah melakukan kebersihan lingkungan setiap Sabtu pagi.

Baca juga: Dinkes Evaluasi Terkait Pasien KS Ditolak RS

Langkah lain yang diambil pihaknya, lanjut Tanti, bersama Diskominfo membuat aplikasi si Tik-Tik DBD dimana perkembangan antisipasinya secara berkala dapat dilaporkan. Pihaknya, melalui Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan dan Puskesmas juga terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan tindakan dalam penanggulangan DBD. Namun, lanjut Tanti, hal itu perlu terus dilakukan edukasi, karena jumlah penderita DBD tetap tinggi.

“Tahun 2018 masyarakat yang terjangkit DBD tertinggi adalah Bekasi Utara 129 kasus, Bekasi Barat 107 kasus dan 69 kasus di Bekasi Timur sisanya tersebar di 9 Kelurahan,” terang Tanti

Langkah lain antisipasinya, lanjut Tanti, dengan membuat ovitrat yaitu Gerakan Seribu Ovitrat (Geselat) dan pelatihan budidaya tanaman pengusir nyamuk.

“Bekasi barat dan Selatan seluruh kadernya sudah bergerak,” pungkas Tanti.(sgr)

Berita Terkait

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru