Sempat Mengaku Jurnalis, Penyebar Hoaks Pemilu Rusuh Ditangkap

Minggu, 7 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KanalBekasi.com – Tim Subdirektorat Siber pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur mengamankan seorang pria pelaku penyebar hoaks pemilu rusuh seperti tragedi 1998. Pria berinisial AKR ditangkap di tempat kosnya di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.

Ia diamankan karena diduga kuat menyebarkan ujaran kebencian mengandung unsur SARA dan menebar ketakutan tentang tragedi 1998 melalui akun Facebook Antonio Banerra.

Baca Jug: Wakapolres: Hoaks Saat Ini Mirip “Devide et Impera” Ala Penjajah Belanda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, penangkapan itu dilakukan setelah polisi menerima informasi tentang adanya ujaran kebencian yang viral di media sosial dari sebuah akun FB bernama Antonio Banerra.

“Terduga di akunnya menyinggung salah satu calon presiden tertentu dan menyinggung tragedi kerusuhan Mei 1998” Kata Frans, Minggu (7/4).

Dalam akun miliknya, sambung Frans, Akun Facebook milik pelaku menyebarkan hoaks jika tak memilih paslon tersebut, tragedi kerusuhan 1998 dan perkosaan massal kepada etnis Tionghoa akan terulang.

”Pelaku coba mempengaruhi masyarakat dengan mengkaitkan tragedi 1998 sehingga membuat masyarakat resah “ Tambah Frans

Sebelumnya, dalam akun facebooknya, Pemilik Akun mengaku sebagai orang Semarang yang berdomisili di Surabaya dan mengaku juga sebagai jurnalis dalam salah satu media online di Jawa Timur, yaitu Jawa Pos National Network (JPNN). Namun, pihak JPNN tidak membenarkan bahwa pelaku adalah salah satu karyawannya.

“Itu bukan wartawan dan tidak pernah bekerja di JPNN.com dan kita akan melaporkan dia ke polisi,” jelas Direktur Jawa Pos National Network (JPNN), Auri Jaya.(sgr)

Berita Terkait

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan
Dukung Program Jumat Tanpa BBM, Ketua DPRD Kota Bekai Pilih Naik Transportasi Umum

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 12:10 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terbaru