Masyarakat Diminta Waspada Wabah Cacar Monyet

Minggu, 19 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyakit cacar monyet

Penyakit cacar monyet

KanalBekasi.com – Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) Afrika Tengah dan Afrika Barat merupakan daerah endemi Monkeypox yang ditularkan oleh hewan, terutama hewan pengerat yang mengandung virus cacar monyet (Monkeypox).

Menurut Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Emmy Hermiyanti Pranggono, penularan Monkeypox ini terjadi melalui gigitan, cakaran, kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi dikulit atau mukosa hewan dan makan daging yang tidak dimasak dengan baik.

Baca Juga: Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai TBC

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penularan dari manusia ke manusia bisa dimungkinkan namun sangat terbatas, melalui sekret pernafasan atau lesi pada kulit,” ucap Emmy, dalam diskusi tentang Monkeypox di RSHS Bandung, Minggu (19/5)

Emmy mengatakan, gejala Monkeypox ini mirip dengan smallpox (cacar) namun lebih ringan dengan masa inkubasi 5-21 hari dimana gejala yang timbul berupa demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening), nyeri punggung, nyeri otot dan lemes. Baca

“Ruam ini berkembang mulai dari bintik merah seperti cacar (markulopapula), lepuh berisi cairan bening (vesikel), lepuh berisi nanah (pastule), kemudian mengeras,” katanya.

Sementara itu, Spesialis Kulit dan Kelamin RSHS Bandung, Oki Suwarsa menyatakan, Monkeypox biasanya merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung selama 4-21 hari dan kasus ini sering terjadi pada anak-anak dan terkait dengan tingkat paparan virus, status kesehatan pasien dan tingkat paparan komplikasi.

“Kasus kematian bervariasi tetapi kurang dari 10% kasus yang dilaporkan, sebagian besar diantaranya adalah anak-anak, kelompok usia muda lebih rentan terhadap penyakit monkeypox,” ujarnya.(sgr)

Berita Terkait

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru