Penipu Perekrutan CPNS Berseragam PNS untuk Yakinkan Korban

Rabu, 14 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KanalBekasi.com – Kepala Biro SDM Kemendikbud Agam Bayu Suryanto menyayangkan masih adanya masyarakat yang mempercayai penipuan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dilakukan beberapa oknum.

Agam menegaskan sistem yang dilakukan untuk merekrut CPNS bukan melalui perdata (manual) melainkan sitem tes melalui internet. Kesemua tahapan dan proses dilakukan secara online.

Baca Juga: Waspada, Surat Penempatan CPNS Palsu Beredar di Masyarakat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses penerimaan CPNS atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja itu saat ini dilakukan dengan mekanisme yang sangat transparan. Pendaftaran lewat internet dengan sistem online dan dengan beberapa tahapan,” katanya, Rabu (14/8)

Agam juga menyebut proses seleksi CPNS dilakukan online dan pelamar diharuskan menyerahkan persyaratan administrasi yang kemudian persyaratan itu di evaluasi secara online. Jika peserta dinyatakan lulus tes, maka peserta diperbolehkan mencetak kartu untuk tes selanjutnya dan tes itu tetap berupa tes online.

Ia menjelaskan modus penipuan rekruitmen CPNS yang marak belakangan, pelaku berpura-pura menjadi PNS Kemendikbud. Ia menggunakan seragam dan meminta korban bertemu di gedung Kemendikbud agar korban yakin.

Padahal setelah lolos di seleksi administratrif pendaftar masih harus melewati tes selanjutnya dan dilakukan dengan sistem komputerisasi.

“Setelah lolos, dilakukan 2 kali tes. Tes dasar dan tes seleksi bidang kedua-keduanya dengan cara komputer tes tidak ada mekanisme LJK seperti jaman dulu. Hasilnya bisa diketahui saat peserta tes selesai melaksanakan tesnya. Begitu peserta usai melaksanakan tes hasilnya langsung keliatan di pengumuman,” jelas Agam.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono telah menetapkan HS (57) sebagai tersangka penipuan perekrutan calon CPNS. Modus pelaku berpura-pura bekerja di Kemendikbud dan sudah berstatus PNS. Tersangka kerap menyasar orang-orang yang berniat menjadi PNS dan pegawai honorer yang statusnya belum menjadi PNS.

Setelah berhasil merayu korban-korbanya dan korban sudah menyetorkan uang yang diminta, tersangka mengajak korban bertemu di Gedung Kemendikbud di lantai 3 untuk memberikan SK PNS. Dalam pertemuan tersebut pelaku memberikan SK PNS palsu kepada korbannya. (sgr)

Berita Terkait

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru