Polisi Bongkar Sindikat Peredaran Ganja Gorilla yang Dioplos Cairan Vape

Selasa, 29 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombes Pol Argo Yuwono memberikan keterangan pers terkait peredaran ganja “gorilla”

Kombes Pol Argo Yuwono memberikan keterangan pers terkait peredaran ganja “gorilla”

KanalBekasi.com – Polda Metro Jaya hari menggelar konferensi pers terkait pengungkapan dan penangkapan 3 pengedar narkoba jenis gorilla. Modus yang digunakan sindikat tersebut adalah memasukan narkoba tersebut ke dalam liquid vape.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan bahwa kertas cukai berwarna pink di botol liquid berisi narkoba gorilla adalah palsu dan bertujuan untuk mengelabui pembeli.

“ini bukan asli (kertas cukai), para pelaku untuk melakukan cara tersebut untuk mengelabui pembeli,” kata Argo, Selasa (29/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Kota Bekasi Berpotensi Rawan Peredaran Narkoba

Dalam botol liquid ukuran 100ml yang berisikan narkoba jenis gorilla tersebut terdapat tulisan ‘Rp 70.000 – 100 ml’ di kertas tersebut, sedangkan di botol liquid ukuran 5 ml tidak terlihat adanya kertas pita cukai.

Para tersangka itu menjual liquid berisi narkoba dengan banyak 100ml dengan harga Rp 600 ribu secara online. “Lewat online ada situsnya ada webnya, penjualannya di situ, jadi pesan baru diantar ini ada 600 ribu rupiah. Ini murni dibuat campuran di situ,” ujar Argo.

Sebagai informasi ganja gorila lebih sering dikenal dengan nama tembakau gorila. Banyak juga yang menyebutnya dengan tembakau sintesis.

Narkoba jenis ini bukanlah barang baru. Namanya juga sudah tak asing lagi bagi masyarakat. Apalagi banyak kasus para public figure yang memakainya,  seperti Jerry Aurum dan Andika The Titans.

Di tahun 2017, Menteri Kesehatan juga telah memasukkan tembakau gorila jenis ini ke dalam kategori narkotika golongan 1. Tentu saja tembakau gorilla juga membahayakan.

Mengapa narkotika jenis ini miliki nama ‘gorila’? Ternyata bukan sembarang asal beri nama saja. Hal ini karena berkaitan dengan efek yang dihasilkan bisa seperti ‘ketiban gorila’.

Penggunanya tidak sadarkan diri seperti itu. Apalagi ada campuran ganja sintesis di dalamnya. Senyawa ganja sintesis ini berbentuk ramuan yang dilarutkan terlebih dahulu yang kemudian diberi aseton dan disemprotkan pada tembakau.

Tembakau gorila juga berbahaya karena dicampur dengan ganja sintetis yang menyebabkan penggunanya ‘nge-fly’ dan ketergantungan. Namun efek yang diberikan bisa dibilang lebih mengerikan karena cenderung tidak enak dibanding dengan efek ganja.

Buat pemakai juga bisa langsung ‘nge-fly dalam dua tiga hisap saja. Mulai dari bicara yang ngelantur sampai untuk berdiri saja rasanya malas. Tetapi untuk pemakai baru, bisa menyebabkan muntah saat mencobanya. (sgr)

Berita Terkait

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru