KanalBekasi.com – Polres Metro Bekasi Kota menggelar jumpa pers kinerja selama tahun 2019. Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana menyampaikan paparan terkait angka kriminalitas, peredaran narkoba dan kamtibmas
Eka mengatakan beberapa kasus yang mengalami kenaikan diantaranya kasus peredaran narkoba. Jumlah pengedar narkoba di Kota Bekasi meningkat pada 2019. Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah pengedar narkoba yang terjaring dalam Operasi Nila Jaya 2019.
Baca Juga: Bandar Narkoba Incar Milenial Sebagai Konsumen Potensial
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari data yang diperoleh, pada 2018, sebanyak 37 pengedar narkoba terjaring dalam operasi tersebut. Sedangkan pada 2019, ada sekitar 50 orang tersangka,” kata Eka, Selasa (31/12)
Eka mengatakan yang terakhir adalah pengungkapan peredaran narkotika jelang libur Natal dan Tahun Baru. Polres Metro Bekasi Kota menyita 6,3 kg Ganja dan 6,7 gram Shabu siap edar.
Adapun para tersangka pengedar yang diamankan ini merupakan penjual tingkat kedua atau belum tergolong bandar besar.
“Jadi hitungan penjual tingkat kedua, dibawah bandar besar ada bandar lagi dan ini dibawahnya lagi. Kalau narkoba ini kan jaringan putus. Tapi kita tetap upaya untuk kembangkan dan tangkap bandar besarnya,” ungkap Eka.
Eka menambahkan, motif keuntungan menjadi salah satu alasan para pengedar menjual barang haram tersebut. Para bandar ditingkat pertama juga memanfaatkan anak-anak yang tergolong muda dalam mengedarkan narkoba
“Terakhir kita tangkap seorang mahasiswa di Bekasi Timur,” pungkasnya.(sgr)






































