Covid-19 Berdampak PHK, Ini yang Dilakukan Kemenaker

Selasa, 24 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Ida Fauziah saat menggelar teleconference (Biro humas Kemenaker)

Menaker Ida Fauziah saat menggelar teleconference (Biro humas Kemenaker)

KanalBekasi.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengajak Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) dan pengusaha yang bergerak di sektor pariwisata untuk mengedepankan dialog sosial dalam menghadapi dampak pandemik Covid-19.

Menaker Ida mengungkapkan, pemerintah menyadari bahwa sektor pariwisata merupakan sektor paling terdampak akibat wabah Covid-19. Kemnaker pun telah berkoordinasi dengan 12 Disnaker Provinsi agar mengidentifikasi dampak pandemik Covid-19 terhadap dunia ketenagakerjaan.

Baca Juga: RUU Tenaga Kerja: Kena PHK Masih Digaji 6 Bulan Kedepan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait hal itu, Menaker Ida juga meminta SP/SB untuk membantu mengidentifikasi para pekerja yang membutuhkan program Kemnaker. Data dan informasi dibutuhkan agar dalam waktu dekat dapat segera dicarikan solusi melalui program kerja pemerintah.

“Yang dibutuhkan adalah kerja sama yang mengedepankan dialog sosial untuk mencari solusi terbaik dan menghindari PHK. Situasi wabah Covid-19 saat ini tidak dikehendaki oleh siapapun. Bukan hanya masalah, pekerja, pengusaha dan pemerintah,” kata Menaker Ida Fauziyah saat teleconference dengan SP/SB Pariwisata dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Selain mendukung kebijakan moneter dan fiskal yang telah dikemukakan Presiden Joko Widodo, kata Menaker Ida, pihaknya tengah menyisir anggaran kementerian untuk dialihkan (realokasi) kepada program-program yang bisa dimanfaatkan untuk menghadapi dampak Covid-19. Program-program tersebut antara lain pelatihan di BLK, Kartu Prakerja, pemberian insentif, program padat karya,Tenaga Kerja Mandiri (TKM), Teknologi Tepat Guna (TTG), pelatihan vokasi, dll.

Selain itu, lanjut Menaker Ida, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan telah meminta agar program pelatihan vokasi segera terealisasi. Termasuk meningkatkan plafon insentif bagi peserta pelatihan atau menyesuaikan kebutuhan sebagaimana Kartu Prakerja.

Dalam kesempatan sama, Dirjen PHI & Jamsos Kemnaker, Haiyani Rumondang, mengajak SP/SB mengedepankan keterbukaan dalam dialog sosial. Pemerintah memahami bahwa kondisi saat ini, pengusaha dan pekerja sama-sama terdampak baik kelangsungan usaha maupun hak-hak pekerja.

“Karena itu kedepankan dialog, sama-sama terbuka dan memahami situasi. Kiranya berakhir di keduanya, yakni pengusaha dan pekerja. Semoga dengan kesepakatan ini sama-sama memahami. Tentu keterbukaan yang utama,” ujar Haiyani.

Sedangkan Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, dalam video conference juga menyatakan pihaknya akan menaikkan uang intensif dan uang transport bagi peserta selama mengikuti pelatihan vokasi.

Selama hampir 90 menit, Menaker Ida melakukan Video Conference dengan Ketua Umum FSPM, Husni Mubarok; Plt. Ketum FKAMIPARHO KSBSI, Sulastri; Ketum FPPPIKT Sarbumisi, Baetul Koeri; Ketum FSP PAR REF, Sofyan Abdul Latief; Ketum KSPSI, Yorrys Raweyai; Sekjen PHRI, Maulana Yusran; dan Bagian Pengembangan SDM PHRI, Rudi Santoso.(sgr)

Berita Terkait

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru