Walikota Akan Sanksi RS jika Tolak Pasien Diduga Corona

Kamis, 19 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walkota Bekasi Rahmat Effendi ketika melakukan sidak di RSUD Kota Bekasi

Walkota Bekasi Rahmat Effendi ketika melakukan sidak di RSUD Kota Bekasi

KanalBekasi – Langkah antisipasi penyebaran pandemi Covid-19 terus dilakukan jajaran Pemkot Bekasi. Kebijakan Work From Home (WFH) dan meliburkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk semua jenjang pendidikan Paud hingga Perguruan Tinggi juga sudah dilakukan berdasarkan instruksi pemerintah pusat.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan akan melakukan langkah-langkah strategis dalam melakukan pencegahan dan antisipasi bila ada pasien yang harus diisolasi.
Baca Juga: RSUD Kota Bekasi Gelar Simulasi Penanganan Pasien Corona
“Kita sudah siapkan di RSUD Chasbullah ada 8 bed, di RS lainnya seperti RS Ananda, RS Hermina, RS Awal Bross dan RS Mitra Keluarga, pekan depan sdh ada 40 bed baru,” kata Rahmat, Kamis (19/3)
Jadi di Rumah Sakit tersebut sudah melakukan antisipasi dan ada ruangan khusus untuk melakukan isolasi bila ada pasien yang harus dilakukan perawatan. Walikota juga akan melakukan langkah-langkah strategis apabila suspect Covid-19 ini terus mewabah di DKI Jakarta.
“Kalau lockdown itu wewenang pemerintahan pusat, sedangkan hampir 60 persen warga Kota Bekasi beraktifitas di Jakarta, disana mereka melakukan interaksi. Khawatirnya mereka membawa endemic baru di Kota Bekasi, jadi saya juga sudah melakukan kordinasi dengan jajaran Polres dan Dandim tentang langkah-langkah yang akan dilakukan,” tuturnya
Ia menambahkan upaya untuk melakukan penyelamatan 2,4 juta warga Kota Bekasi akan dilakukan. Terutama di wilayah yang berbatasan dengan wilayah luar seperti Jakasampurna. Daerah tersebut berbatasan dengan Depok, Bogor dan Bekasi.
Soal adanya Rumah Sakit yang menolak pasien yang terindikasi Covid-19 Walikota meyakini hal tersebut hanya miskomunikasi saja. Pihaknya sudah bertemu dengan sejumlah manajemen rumah sakit dan mengecek kesiapan dan memastikan Pemkot Bekasi telah menjamin melalui program Layanan Kesehatan Masyarakat.
“Kalo ada pasien yang ditolak, sudah lemah dan ditelantarkan Rumah Sakit saya akan langsung bentuk tim,” tukasnya.(sgr)

Berita Terkait

Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:07 WIB

Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 21:14 WIB

MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru