Mulai Besok Pemerintah Wajibkan Masyarakat Gunakan Masker

Minggu, 5 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Ahmad Yurianto

Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Ahmad Yurianto

KanalBekasi.com – Juru bicara Pemerintah untuk Covid-19 Ahmad Yurianto mengatakan kewajiban bagi masyarakat untuk menggunakan masker apabila beraktifitas diluar rumah. Hal tersebut berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO) dalam mencegah penyebaran Covid-19. 

Seperti diketahui hingga saat ini pasien Covid-19 yang sembuh pada Minggu (5/4) bertambah 14 orang sehingga total pasien sembuh ada 164 orang. Untuk mencegah penularan virus Corona masyarakat diminta untuk memakai masker terutama setiap keluar rumah.

Baca Juga: 10 Titik Perbatasan di Kota Bekasi Akan Lakukan Pengecekan Suhu Tubuh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu mulai hari ini sesuai rekomendasi WHO kita pakai masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker,” katanya pada konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (5/4).

Ia melanjutkan bahwa masker bedah dan masker N95 hanya untuk tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19. Sementara untuk masyarakat bisa menggunakan masker kain sebagai pencegahan.

Achmad pun menjelaskan aturan pemakaian masker kain. Ia menjelaskan masker kain dipakai tidak lebih dari 4 jam, setelah itu harus dicuci dengan menggunakan sabun.

“Masker kain bisa dicuci, kami menyarankan penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 jam, kemudin direndam di air sabun kemudian dicuci. Ini upaya kita dalam mencegah penularan di samping cuci tangan dengan sabun minimal 20 detik,” ujarnya.

Update pasien konfirmasi positif hari ini bertambah 181 orang dan total 2.273 pasien positif Covid-19. Pasien sembuh ada 14 orang sehingga total mencapai 164 orang, sementara pasien meninggal bertambah 7 orang dan total 198 pasien meninggal.

“Ini gambaran yang kita yakini bahwa di luar masih terjadi penularan, masih ada kasus positif tanpa gejala yang ada di tengah-tengah kita, masih ada sebagian dari kita yang tidak menyadari bahwa kita rentan tertular, sehingga masih ada yang belum berjaga jarak, masih belum memakai masker, belum rajin dan disiplin cuci tangan dengan sabun,” imbuhnya.(sgr)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB