Grafik Penularan Corona Masih Turun Naik, Masyarakat Diminta Waspadai OTG

Minggu, 10 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Ahmad Yurianto

Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Ahmad Yurianto

KanalBekasi.com – Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum diketahui apakah grafiknya menurun atau naik. Jubir Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan kecenderungan data kasus Covid-19 pada satu minggu terakhir tampak ada fluktuasi di beberapa daerah.

Ia menyebut ada kecenderungan konsisten meningkat namun di beberapa daerah ada juga yang tidak konsisten. Hal tersebut menegaskan masyarakat harus tetap berhati-hati tentang adanya penularan.

Baca Juga: Hasil Tes PCR di Kota Bekasi Kembali Temukan 5 Orang Positif Corona

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa hari kita lihat penambahan jumlah kasus tidak banyak, tapi di beberapa hari terkahir terjadi penambahan yang cukup signifikan,” kata Yurianto, Minggu (10/5)

Di beberapa daerah juga belum terbentuk grafik yang konsisten yang menurut Achmad susah ditebak dari hari ke harinya. Untuk mencegah penularan masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Oleh karena itu, ini sebagai gambaran yang bisa kita maknai bahwa proses penularan di tengah masyarakat terus terjadi,” ujarnya.

Solusinya adalah jaga jarak fisik, gunakan masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Cara-cara tersebut lah yang dapat memutuskan rantai penularan.

Kondisinya saat ini sudah banyak orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Jika tidak memakai masker kemungkinan 70% akan menulari banyak orang. Namun jika memakai masker penularan akan menurun jadi 5% karena semua droplet tertahan oleh masker.

“Apabila semua menggunakan masker, maka angka penularan bisa turun drastis sampai 1%,” katanya.

Hingga saat ini sudah 158.273 spesimen dari 113.452 orang yang diperiksa melalui PCR dan TCM. Hasilnya pasien positif Covid-19 bertambah 387 orang sehingga total 14.053. Pasien sembuh bertambah 91 orang total 2.698, dan pasien meninggal bertambah 14 total 973.

“Mari kita cermati angka ini. Inilah gambaran kita apakah kita telah melaksanakan dengan baik kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, jaga jarak, dan tetap di rumah. Tidak ada pilihan lain buka kita, hanya satu, patuhi seluruh langkah untuk memutus rantai penularan Covid-19,” pungkas Ahmad.(sgr)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB