Ruang Perawatan RS Terbatas, Emil Gagas Rujukan Antar Kota dan Kabupaten

Selasa, 15 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ketika menggelar jumpa pers penetapan status PSBB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ketika menggelar jumpa pers penetapan status PSBB

KanalBekasi.com – Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang masih rendah masih menjadi tantangan di jawa barat.. Dari hasil kajian gugus tugas angka kesembuhan masih belum optimal. Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, tingkat keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar sekitar 44 persen.

Akan tetapi, ketersediaan ruang ruang perawatan dan isolasi pasien positif COVID-19 rumah sakit rujukan di wilayah Bodebek (Kota Bogor, Bekasi, Depok, serta Kabupaten Bogor, dan Bekasi) menurun seiring bertambahnya kasus terkonfirmasi positif.

Kang Emil pun mengatakan, Gugus Tugas Jabar sedang mematangkan opsi rujukan pasien antar kabupaten/kota sehingga pasien COVID-19 dapat ditangani dengan cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Ini Alasan Pemkot Bekasi Tak Menerapkan PSBB Seperti DKI Jakarta

“Di Bodebek yang paling mengkhawatirkan (keterisian rumah sakit) adalah Kota Depok. Tapi di Kabupaten Bogor, kondisi masih sangat terkendali karena masih di bawah 40 persen (tingkat keterisian rumah sakit),” kata Emil, sapaan Ridwan, Selasa (15/9)

“Maka, kami menggagas sebuah kebersamaan. Misalnya Depok kewalahan, Kabupaten Bogor bisa menerima pasien KTP Depok. Atas nama kemanusiaan, kami terus berkoordinasi untuk fasilitas kesehatan ini,” tambahnya.

Emil pun berencana meninjau kondisi rumah sakit rujukan di sejumlah daerah pada Selasa, 15 September 2020. Peninjuan akan dimulai di Kota Bandung, kemudian dilanjutkan ke Bogor dan Depok.

“Dari sana, kami akan membuat upaya penguatan dan pemetaan,” ucapnya.

Selain itu, Emil mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan rasio pengetesan metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR). Merujuk standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jabar harus mengetes dengan metode PCR sebanyak 500 ribu atau satu persen dari jumlah penduduk.

Berdasarkan data Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar) pada Senin (14/9/20) pukul 16:00 WIB, Gugus Tugas Jabar sudah mengetes dengan metode PCR sebanyak 317.082 spesimen.

“Hanya Kota Cimahi yang sudah memenuhi standar WHO. Tapi, tingkat penularan di Kota Cimahi masih tinggi. Saya titip (kepada) Pemerintah Kota Cimahi untuk lebih waspada,” kata Kang Emil.

Emil juga berujar, tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19 menjadi tantangan Gugus Tugas Jabar. Hingga kini, tingkat kesembuhan Jabar sekitar 53 persen, sedangkan idealnya tingkat kesembuhan mencapai 70 persen.

“Kami berupaya mencari terapi atau metodologi agar jumlah pasien yang positif ini bisa dilakukan penyembuhan secepatnya. Di saat bersamaan, angka kematian akibat COVID-19 di Jabar sangat rendah, yakni 2,4 persen,” ujarnya.(sgr)

 

Berita Terkait

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan
Dukung Program Jumat Tanpa BBM, Ketua DPRD Kota Bekai Pilih Naik Transportasi Umum

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 12:10 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terbaru