Pemprov Jabar Kebut Tiga Proyek Penangkal Banjir di Bekasi

Selasa, 23 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendungan Sukamahi, Ciawi yang masih proses pembangunan

Bendungan Sukamahi, Ciawi yang masih proses pembangunan

KanalBekasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mengebut pembangunan infrastruktur pengendali banjir. Prosesnya ada yang sudah 100 persen selesai. Ada pula yang masih dalam tahap pembangunan.

Hal itu dikatakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Mapolda Jabar.

Baca Juga: Normalisasi Ciliwung dan Bendungan Ciawi Jadi Solusi Banjir Jabodetabek

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyodetan Sungai Cisangkuy sudah 100 persen. Yang tadinya air dari Cisangkuy ke Citarum melewati permukiman dan bikin banjir, hari ini air dari Cisangkuy sudah dibelokan langsung ke Citarum tanpa melewati permukiman. Itu contoh program penanganan banjir yang sudah 100 persen,” kata Kang Emil, Selasa (23/2)

Selain Sodetan Cisangkuy, sejumlah bendungan untuk mengendalikan banjir di beberapa daerah, seperti Bendungan Sadawarna, sedang berjalan. Pun demikian dengan penanganan banjir di Kali Bekasi.

“Kali Bekasi ada tiga proyek baru dimulai awal tahun. Upaya penanganan sedang dikerjakan. Ada yang baru dimulai, ada yang sudah 50 persen, ada yang sudah 100 persen”, tuturnya.

Menurut Kang Emil, selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, penanganan banjir tersebut dilakukan, seperti melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Upaya-upaya terus kami lakukan. Termasuk pada saat warga yang terdampak pandemi Covid-19 kena banjir. Ini juga sudah saya instruksikan agar pasien-pasien di area banjir mendapatkan atensi yang lebih maksimal”, ucapnya.

“Yang kita bisa janjikan adalah mengurangi (banjir) karena faktor iklim ini tidak semua ilmu manusia bisa mengetahuinya,” imbuhnya.

Kang Emil menuturkan, pihaknya intens berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk penanganan banjir. Salah satunya perbaikan tanggul Sungai Citarum yang jebol di Kabupaten Bekasi.

“Jadi dari sisi kebencanaan, BBWS mayoritas jadi penanggungjawab dalam proses perbaikan. Tadi malam saya koordinasi karena ada tanggul jebol Citarum sehingga sedang dilakukan upaya penanganan secara sementara”, katanya. (sgr)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 18:07 WIB

Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB