KanaBekasi.com – Indonesia memasuki musim penghujan, tak terkecuali juga dengan kota Bekasi khususnya. Debit hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa titik rawan banjir pasti akan terdampak karenanya.
Ketua Komisi IV, Sardi Efendi, langsung merespons terkait hal tersebut agar Dinas Pendidikan melakukan Langkah-langkah preventif pencegahan terhadap kerugian yang mungkin akan terjadi akibat bencana yang ditimbulkan.
Baca Juga: Tujuh Kecamatan di Kabupaten Bekasi Rawan Banjir
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami dari Komisi IV DPRD Kota Bekasi meminta Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar lakukan koordinasi segera kepada kepala sekolah dan pengwas sekolah khususnya di sekolah yang daerahnya rawan terjadi bencana banjir di tiap kali musim penghujan.” ujar Sardi pada Ahad (07/02) lalu.
“Karena dimusim penghujan ini banyak sekolah yang rawan banjir dan terendam sehingga banyak arsip sekolah, atau asset dan berbagai barang inventaris seperti meja, bangku, lemari atau alat-alat penunjung pendidikan di sekolah terendam dan rusak akibat banjir.” tambahnya.
“Saya menghimbau kepada Disdik agar segera selamatkan arsip-arsip penting sekolah, computer atau barang lain yang telah di inventarisir dan memungkinkan untuk diselamatkan ke daerah yang aman sehingga tidak mengakibatkan kerusakan.” terang Sardi
Dalam perencanaan tahun 2022 banjir menjadi salah satu KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) yang menjadi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang harus diberikan solusi agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu nantinya.
“Walaupun KBM masih dilakukan dengan cara daring atau BDR namun asset-asset sekolah harus diselamatkan seperti raport, ijazah dan lain-lain.” jelas Sardi.
“Penting sesegera mungkin Disdik melakukan antisipasi dari dampak banjir saat musim penghujan ini.” tutup Sardi pada Ahad (07/02) lalu.(sgr/adv)






































