1,5 Juta Warga Jabar Sudah Divaksin, Kota Bekasi Masuk Zona Orange

Kamis, 1 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi) Pemkot Bekasi gelar test swab massal

(Ilustrasi) Pemkot Bekasi gelar test swab massal

KanalBekasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengkonfirmasi perkembangan Covid-19. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja melaporkan, selama dua pekan berturut-turut, tidak ada daerah di Jabar berstatus Zona Merah atau Risiko Tinggi.

Berdasarkan data Bersatu Lawan COVID-19 pada periode 22-28 Maret 2021, 19 daerah masuk Zona Oranye atau Risiko Sedang, dan delapan daerah berstatus Zona Kuning atau Risiko Rendah.

“Tidak ada satu pun kabupaten/kota yang masuk di dalam kelompok zona resiko tinggi,” tuturnya, Kamis (1/4)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun delapan daerah yang berstatus Zona Kuning atau Risiko Rendah, yakni Kabupaten Cianjur, Bandung, Kuningan, Majalengka, Sumedang, Purwakarta, Bandung Barat, dan Pangandaran.

Terkait progres vaksinasi, Setiawan mengungkapkan bahwa total cakupan vaksinasi di seluruh Jabar sudah mencapai 1.565.057 dosis atau 23,08 persen terhadap total target sasaran vaksinasi di Jabar.

Persentase cakupan vaksinasi tertinggi dilakukan oleh Kota Cimahi, Kota Bandung, Kota Banjar, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya.

“Dan ini terus kita akan berprogres sampai dengan hari ini juga (vaksinasi) masih berjalan,” tuturnya.

Baca Juga: Walikota dan Wakil Walikota Bersama Forkopimda Besok Dijadwalkan Suntik Vaksin Covid-19

Sebelumnya Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, wilayahnya turun menjadi zona oranye pada 28 Februari lalu dan data yang merupakan kasus baru aktif pada tanggal 2 maret 2021 berjumlah 335 kasus.

Kemudian pada tanggal 3 maret 2021 sebanyak 313 angka kasus baru dengan kondisi 312 kasus aktif baru dan angka kematian baru yang meninggal1 kasus.

Saat ini, kata dia, kapasitas angka bed okupansi rate (BOR) ruang isolasi pasien Covid-19 di seluruh Rumah Sakit Kota Bekasi secara keseluruhan ada ditingkat 66,06 %.

”Alhamdulillah untuk kapasitas BOR kita saat ini sudah diangka 66 persen. Jadi sudah jauh menurun bagi angka kapasitasnya dan untuk Rumah Sakit sejuah ini sudah amanlah bagi kapasitasnya,” ucapnya.

Rahmat menjelaskan, kemudian untuk angka kematiannya sendiri Kota Bekasi sudah berada di angka 1,2 % dan bagi angka kesembuhannya sendiri juga sudah berada dijangkauan 94%.

“Di Kota Bekasi sendiri untuk tingkat penyebaran Kasus Covid-19 melalui angka Positivity Rate berada di angka 21,02 %, ” tukasnya. (sgr)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB