Minimarket dan Warung Kelontong di Jakarta Dilarang Pajak Produk Rokok

  • Whatsapp
.ilustrasi Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok

KanalBekasi.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satpol PP mengimbau minimarket di Jakarta menutupi produk rokok dengan kain.

arung eceran atau toko kelontong juga bakal disasar untuk menutupi produk rokok yang dipajang di etalase.

“Kami akan menyasar semuanya. Cuma kan kalau minimarket dan supermarket kan strategis ditaruhnya, kelontong juga, nanti disasar,” ujarnya, Selasa (14/9)

Penutupan produk rokok tersebut, kata Tomo sejalan dengan program Jakarta Bebas Rokok.

Ia menjelaskan kenapa minimarket jadi sasaran awal agar produk rokok ditutupi. Dia menekankan selama warung memajang produk rokok terang-terangan, maka akan diminta ditutup.

Alasan penutupan agar anak-anak tak secara gamblang melihat produk rokok. Untuk itu, diminta semua produk rokok yang dipajang ditutupi kain.

“Kita berlakukan se-Jakaeta, yang dipajang, daftar list-nya, kayak daftar menu, kalau mau ditampilkan list-nya aja,  Artinya mereka masih bisa dagang tapi nggak terlihat anak-anak,” tuturnya

Kebijakan tersebut sesuai Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok yang ditandatangani pada 9 Juni lalu. Berikut ini isinya:

1. Memasang tanda larangan merokok pada setiap pintu masuk dan lokasi yang mudah diketahui oleh setiap orang di area gedung serta memastikan tidak ada yang merokok di kawasan dilarang merokok.
2. Tidak menyediakan asbak dan tempat pembuangan puntung rokok lainnya pada kawasan dilarang merokok.
3. Tidak memasang reklame rokok atau zat adiktif baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor), termasuk memajang kemasan/bungkus rokok atau zat adiktif di tempat penjualan.(sgr

Pos terkait