Dipojokkan Menolak Kartu Sehat, PKS Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 17 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Pejuang Kartu Sehat saat diterima anggota DPRD KoTa Bekasi

Perwakilan Pejuang Kartu Sehat saat diterima anggota DPRD KoTa Bekasi

KanalBekasi.com – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Latuharhary mengatakan akan menempuh jalur hukum pihak-pihak yang menuding PKS anti Kartu Sehat.

Pernyataan tersebut dikatakannya sesaat setelah menerima aksi masa Pejuang Kartu Sehat yang berdemo di DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kota Bekasi.

Baca Juga: Tegaskan Kartu Sehat Berlaku, Walikota Bekasi Juga Tempuh Uji Materi ke MA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu penggiringan opini yang ditudingkan kepada partai menurutnya sudah sangat merugikan. Pasalnya Kartu Sehat dirasa sudah sangat dirasakan oleh masyarakat dan juga kader PKS sendiri.

“Kami sudah peringatkan oknum-oknum yang menuduh tanpa dasar kepada partai, beberapa aksi demo kemarin juga memfitnah PKS adalah Partai penolak Kartu Sehat,” katanya, Senin (16/12) 

Kartu Sehat, tambah Latuharhari, merupakan produk kesehatan yang sangat penting bagi Kota Bekasi, namun menurutnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) juga mengatur sendiri bagaimana setiap daerah mengelola Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Selain itu Peraturan Preseiden Perpres Nomor 82 tahun 2018 dan Perpres Nomor 75 tentang Integrasi ke BPJS juga menegaskan pengintegrasian Jamkesda ke BPJS.

Ia menambahkan bukti dukungannya DPRD adalah disetujuinya RAPBD untuk Kartu Sehat sebesar Rp 400 Milliar. Jadi tidak ada istilah anggota Dewan menolak Kartu Sehat, namun Undang-undang yang berkata lain.

“Ada Permendagri nomor 33 yang mengatur Jamkesda daerah, ini yang membuat eksekutif harus mengajukan Judicial review, nanti setelah keputusannya (Judicial review) keluar kita duduk bersama lagi dengan eksekutif bagaimana langkah selanjutnya,” imbuhnya.(sgr)

 

Berita Terkait

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terbaru