Debat Publik, Moderator Dinilai Kurang Paham Kondisi Kota Bekasi

Kamis, 12 April 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara debat Pilwalkot Bekasi 2018

Acara debat Pilwalkot Bekasi 2018

KanalBekasi.com – KPU Kota Bekasi, dinilai kurang persiapan dalam menggelar kegiatan debat paslon Walikota dan Wakil Walikot Bekasi. Bahkan, moderator acara Luluk Lukmiyati dinilai kurang memahami kondisi Kota Bekasi.

Hal itu terlihat, ketika paslon nomor urut 2, melontarkan pertanyaan Santa Clara, sang moderator tidak langsung menghentikannya. Malah terkesan justru moderator membiarkan pertanyaan Nur Supriyanto, yang dianggap sejumlah pihak tendensius terhadap persoalan Santa Clara.

Menurut Pemerhati Kebijakan dan Pelayanan Publik Bekasi, Didit Susilo, KPU menampilkan moderator yang mengetahui kondisi riel Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena, ketika para paslon melontarkan pertanyaan diluar tema, justru masyarakat tidak akan paham dengan kapasitas masing-masing paslon tersebut.

“Saya melihat debat putaran pertama tidak fokus pada substasinya. KPU terkesan tidak siap menggelar kegiatan debat paslon kali ini, karena terlihat moderator yang ditampilkan kurang mengetahui kondisi riel kota bekasi,” ungkap Didit.

Didit menambahkan, dengan anggaran kegiatan Pilkada yang dimiliki KPU, kegiatan debat paslon yang digelar di Gedung Serbaguna Al-Muhajirien, Jalan Cut Mutiah, Margahayu, Bekasi Timur, sejatinya memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang demokrasi dan politik yang baik dan benar.

“Kan anggaran KPU untuk kegiatan pilkada saat ini cukup besar, masa sih menggelar acara debat paslon tidak mendidik bisa masyarakatnya. Sejatinya, moderator yang ditampilkan paling tidak mengetahui kondisi Kota Bekasi,” tukasnya.(sgr)

 

Berita Terkait

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Pemerintah Genjot 30 Ribu Kopdes Merah Putih, Prioritaskan Desa, Kota Terkendala Lahan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan

Berita Terbaru