Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan Stabil

Rabu, 31 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Kranji Kota Bekasi

Pasar Kranji Kota Bekasi

Kanalbekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM).

Mengantisipasi potensi kenaikan inflasi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2021.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Kariman mengatakan, harga kebutuhan pokok biasanya akan melonjak menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini harus mendapat perhatian karena akan berdampak kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Pasar Sayur Serba Rp 2000 Sasar Warga Miskin di Bekasi

“Masyarakat kita sedang dalam masa taraf pemulihan karena pandemi Covid-19, jangan sampai akan terbebani lagi dengan kenaikan harga beberapa komoditi, dengan adanya OPM maka kami berupaya dalam pengendalian harga,” ujar Kariman, Rabu (31/3)

Menurut Kariman, kenaikan harga sejumlah komoditas juga bisa membuat inflasi semakin meninggi sehingga Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) perlu melakukan upaya antisipasi untuk meredam kenaikan harga-harga.

“Nanti kami akan melakukan operasi pasar murah sebagai salah satu upaya untuk membantu menekan laju inflasi di Kota Bekasi,” ujar Kariman.

Operasi Pasar Murah akan dimulai tanggal 26 April hingga 1 Mei 2021 dan tersebar di 6 titik kecamatan.

” Tanggal 26 April hingga 1 Mei, ada di 6 titik kecamatan namun jika ada pihak kecamatan dan para pelaku usaha yang ingin membuka Operasi Pasar Murah diwilayahnya kami sangat mengapresiasi karena untuk meringankan beban masyarakat,” jelas Kariman.

Kebutuhan sembako menjadi fokus dalam upaya pengendalian harganya selalu naik menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Sembako menjadi fokus utama, tapi tak menutup kemungkinan keperluan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri ada di operasi pasar murah. Tentunya kerjasama antara pemerintah dan para pelaku usaha,” ujarnya.

Disituasi pandemi seperti ini, tentunya dinas terkait akan bekerjasama dengan beberapa pihak supaya Operasi Pasar Murah dapat berjalan optimal dan tidak menimbulkan kerumunan.

” Nanti ada dalam rapat teknis bersama dinas terkait. Tentunya pencegahan kerumunan akan difokuskan supaya Operasi Pasar Murah ini akan berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat serta tidak membahayakan. Dengan memperketat Protokol Kesehatan dan kami berkoordinasi dengan Satpol PP serta wilayah dalam pengawasan,” tutup Kariman. (adv/hms)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB