KanalBekasi.com — Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, sempat diwarnai lonjakan antrean warga pada hari-hari awal pelaksanaan. Kondisi tersebut dipicu ketidaksesuaian waktu kehadiran warga dengan jadwal yang telah ditetapkan di tingkat rukun warga (RW).
Lurah Kayuringin Jaya, Ricky Suhendar, mengatakan bahwa pihak kelurahan sebenarnya telah menyusun jadwal pembagian bansos secara bertahap untuk menghindari kerumunan. Namun, dalam praktiknya masih terjadi miskomunikasi di
lapangan.
“Sudah kita atur per RW, tapi ada warga yang datang tidak sesuai jadwal. Bahkan ada yang ingin didahulukan, sehingga sempat terjadi penumpukan,” ujar Ricky saat ditemui langsung, Senin (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, kondisi tersebut kini telah berangsur tertib setelah dilakukan penyesuaian teknis dan penguatan koordinasi dengan perangkat wilayah. Distribusi bansos pun tetap berjalan sesuai rencana, yakni selama lima hari.
“Sekarang sudah lebih terkendali. Warga mulai mengikuti jadwal yang ditentukan,” katanya.
Ricky menegaskan, bansos tersebut diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang datanya berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Pemerintah kelurahan, kata dia, hanya menyalurkan bantuan berdasarkan data yang telah ditetapkan.
“Kami menyesuaikan dengan data dari pusat. Itu sudah melalui proses pendataan untuk masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya keluhan dari warga terkait dugaan penerima yang dinilai tidak tepat sasaran.
Menurut dia, pihak kelurahan telah mengusulkan data calon penerima melalui dinas sosial dengan melibatkan berbagai unsur, seperti pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
“Data yang kami ajukan berasal dari pendataan di lapangan. Namun, saat penetapan dari pusat, ada kemungkinan perbedaan sehingga masih perlu penyesuaian,” pungkasnya.
Ia berharap, dengan kondisi yang semakin tertib, penyaluran bansos di wilayah dapat berlangsung lancar serta tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. (Rob)







































