41 KK Korban Kebakaran di Cimuning Dapat Kompensasi Rp 7 Miliar, Pemkot Minta Realisasi Cepat

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalBekasi.com – Harapan warga terdampak kebakaran hebat di kawasan Cimuning, Mustikajaya, mulai menemui titik terang. Pemerintah Kota Bekasi memastikan proses kompensasi bagi korban kini memasuki tahap lanjutan setelah verifikasi data dinyatakan rampung.

Sebanyak 41 kepala keluarga (KK) dipastikan masuk dalam daftar penerima ganti rugi. Data tersebut merupakan hasil pendataan ulang yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari lingkungan RT dan RW hingga tingkat kelurahan dan kecamatan, disertai pengecekan langsung di lapangan.

Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, mengatakan seluruh data telah melalui proses sinkronisasi bersama berbagai pihak, termasuk perwakilan warga dan pengelola Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Verifikasi sudah dilakukan menyeluruh dan hasilnya tetap, ada 41 KK yang dinyatakan terdampak dan valid,” ujarnya, Senin (13/4).

Nilai kerugian akibat insiden tersebut ditaksir mencapai Rp7 miliar. Angka ini merupakan akumulasi dari kerusakan bangunan serta harta benda milik warga yang terdampak kebakaran.

Menurut Maka, hasil perhitungan tersebut sudah disepakati bersama antara pihak kecamatan, pengelola SPBE PT Indogas Andalan Kita, serta warga. Saat ini, pihak perusahaan tengah melakukan pembahasan internal sebelum menentukan skema pencairan kompensasi.

Pemerintah Kota Bekasi juga mendorong agar proses ganti rugi tidak berlarut-larut. Selain kompensasi, perbaikan rumah warga yang rusak menjadi prioritas agar masyarakat bisa segera kembali menempati hunian mereka.

Seperti diketahui, kebakaran besar yang terjadi pada awal April lalu itu menimbulkan dampak luas. Puluhan rumah mengalami kerusakan, sementara puluhan warga lainnya menjadi korban, baik luka maupun meninggal dunia.

Data terakhir mencatat sedikitnya 22 orang mengalami luka-luka dan empat orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Dengan rampungnya proses verifikasi, warga kini menanti realisasi ganti rugi yang diharapkan bisa segera cair dalam waktu dekat, sebagai langkah awal pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.(red)

Berita Terkait

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Pantau Stabilitas Pangan di Bekasi, Bulog: Harga Beras Stabil, Pedagang Keluhkan Harga Plastik
Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan
Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi Diisi Plt, 10 Nama Kandidat Masuk Seleksi Pusat

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 21:14 WIB

MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 12:10 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terbaru