KanalBekasi.com – Sejumlah jabatan Plt. Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP negeri di Kota Bekasi, akhirnya resmi menyandang status sebagai kepala sekolah definitif.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, telah merampungkan pekerjaan yang selama ini ditunggu-tunggu oleh para pendidik dan tenaga kependidikan, dengan melantik sebanyak 50 guru mejadi kepala sekolah, di Kantor Dinas Pendidikan, pada Jumat, (17/4/2026).
Meski begitu dalam acara seremonial pelantikan tersebut, ada hal yang menjadi sorotan cukup mencolok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dimana sejumlah guru yang selama ini menjabat Plt. kepala sekolah mendapat “kenaikan pangkat” jadi kepala sekolah definitif, sementara tampuk kepemimpinan tertinggi dunia Pendidikan yakni kepala dinas pendidikan, sampai saat ini masih berstatus sebagai Plt.
Alih-alih ingin meningkatkan kualitas pendidikan, justru kebijakan tersebut menjadi pertanyaan, mau dibawa kemana arah kebijakan pendidikan di Kota Bekasi?.
Sebab, roda organisasi di dinas pendidikan tidak bisa berjalan maksimal, apabila masih di pimpin oleh pejabat “sementara”.
Bahkan ibarat “lelucon” saka Ketika kita melihat kondisi ini. Bawahannya sudah definitif, tetapi atasannya masih Plt. Bagaimana mau menjadi pemimpin yang tegas kalau status jabatannya sendiri belum jelas?
Khawatir kebijakan yang diambil jadi ragu-ragu dan tidak berani mengambil langkah strategis.
Kondisi ini mencerminkan lambatnya proses birokrasi ditingkat Pemerintah Derah. Padahal, pergantian status dari Plt. menjadi definitif sangat penting guna memberikan kepastian hukum dan tanggung jawab penuh dalam pelaksanaan tugas di sebuah pemerintahan.
Pertanyaan sederhana lain yang juga perlu dijawab oleh pemangku kebijakan, kalau bawahannya saja sudah bisa di proses menjadi definitif, seharusnya posisi strategis seperti kepala dinas Pendidikan juga segera diselesaikan prosesnya.
Hingga tulisan ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai proses seleksi atau pengangkatan kepala dinas pendidikan definitif akan dilaksanakan. Dan saat ini, Dinas Pendidikan Kota Bekasi terus berjalan dengan pemimpin yang statusnya “sementara”. (Opini)







































