Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalBekasi.com — Kasus dugaan perundungan yang melibatkan siswa kelas V B di SDN Jatimekar III akhirnya diselesaikan melalui jalur mediasi. Pertemuan yang melibatkan wali murid dari kedua belah pihak menghasilkan kesepakatan damai.

Pengawas sekolah mengungkapkan, dalam proses musyawarah tersebut pelaku telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada korban. Kesepakatan pun dicapai agar kejadian serupa tidak kembali terulang di lingkungan sekolah.

“Proses mediasi berjalan dengan baik dan kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan,” ujar pengawas sekolah dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, pihak sekolah langsung menyiapkan sejumlah upaya pencegahan untuk menekan potensi terjadinya bullying di kemudian hari. Salah satunya dengan menggandeng aparat kepolisian guna memberikan penyuluhan kepada siswa terkait dampak serta konsekuensi dari tindakan perundungan.

Tak hanya itu, peran wali kelas juga akan diperkuat. Guru diminta secara rutin memberikan pemahaman kepada siswa sejak awal pembelajaran, melalui pendekatan cerita tentang bahaya bullying serta pentingnya hidup rukun dan gotong royong.

Lebih lanjut, sekolah juga akan memanfaatkan fasilitas papan interaktif dengan menayangkan film edukatif bertema bullying setidaknya satu kali dalam sepekan. Selain itu, berbagai poster berisi pesan anti-bullying akan dipasang di area sekolah sebagai pengingat bagi seluruh siswa.

Pengawas sekolah memastikan, seluruh komitmen tersebut tidak berhenti pada wacana semata. Pelaksanaannya akan dipantau dan dievaluasi secara berkelanjutan oleh pengawas pembina.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi membenarkan bahwa mediasi telah dilakukan dengan melibatkan seluruh pihak, mulai dari siswa, orang tua, guru hingga kepala sekolah.

“Info yang kami terima sudah dilakukan mediasi antara para pihak terkait… Siswa, Siswi dan Orang tua Siswa/i, Guru, Kepala Sekolah,” kata Bowo melalui pesan WhatsApp.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk perundungan di sekolah. (Rob)

Berita Terkait

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terbaru