Kadisdik: Terlalu Dini Menilai PPDB Online ‘Bermasalah atau Amburadul’

Rabu, 4 Juli 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie

KanalBekasi.com – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie menyatakan bahwa, pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, pada hari kedua ini masih berjalan lancar. Adapun kendala terjadi saat proses pendaftaran, pihak operator ditingkat sekolah langsung segera mengatasinya.

“Secara keseluruhan proses pelaksanaan PPDB online tingkat SMP, berjalan lancar. Kalau pun ada kendala teknis, itu karena saat melakukan registrasi waktunya bersamaan, sehingga data calon siswa di sistem tidak muncul. Namun, akhirnya pihak operator disekolah bisa segera mengatasinya, sehingga tidak ada pendaftar yang dirugikan karena namanya tidak masuk didalam sistem,” ungkap Ali, Rabu (4/7).

Terlalu dini apabila mengklaim pelaksanaan PPDB online bermasalah bahkan amburadul, lantaran minimnya sosialisasi. Karena, selama ini Disdik telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat lewat masing-masing sekolah atau di tingkat kecamatan bahkan sosialisasi tersebut dipublikasikan melalui media elektronik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terlalu dini menilai PPDB online bermasalah atau amburadul,” sesalnya.

Menurut Ali, membludaknya pelaksanaan PPDB online disebabkan, para calon siswa lebih memilih datang langsung ke sekolah tujuan dibanding mendaftar mandiri melalui website PPDB online https://bekasi.siap-ppdb.com. Karena itu, Disdik hanya menerapkan batas waktu pendaftaran bagi para calon siswa.

Dia menambahkan, kebanyakan warga yang mendatangi kantor Dinas Pendidikan, lantaran ingin mengurus proses mutasi sekolah ke luar Kota Bekasi.

“Kalau melakukan registrasi langsung ke sekolah tujuan, itu merupakan hak mereka. Karena didalam juknis PPDB online, pendafatarannya bisa dilakukan mandiri dan datang langsung ke sekolah tujuan. Dan warga yang datang ke kantor Dinas Pendidikan karena ingin mengurus mutasi ke luar Kota Bekasi,” tandas Ali.(sgr/adv)

Berita Terkait

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:13 WIB

El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas

Berita Terbaru