KanalBekasi.com – One Day No Car atau sehari tanpa mobil setiap hari Jumat, merupakan program yang sempat dicanangkan Pemerintah Kota Bekasi. Sayangnya, program tersebut tidak berjalan efektif.
Dilapangan terpantau, kendaraan roda empat milik Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun para tamu, terlihat parkir memenuhi halaman di depan Kantor Walikota, Bappeda, Gedung 10 lantai Kantor Pemkot Bekasi, maupun di area Pendopo. Bahkan, pemandangan seperti ini juga kerap terlihat pada hari kerja.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan, Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota Bekasi, Mas Riwati membenarkan program One Day No Car tidak berjalan efektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Minimnya kesadaran ASN, dianggap sebagai pemicu kegagalan program tersebut.
Ia menuturkan, sejak diberlakukannya kebijakan Walikota pada tahun 2013 lalu, para ASN masih tetap saja membawa kendaraannya menuju kantor. Padahal, melalui kebijakan Walikota saat itu, ASN diharapkan mampu sebagai contoh terhadap keberhasilan program tersebut.
Ironisnya, kebijakan pimpinannya itu, malah justru disiasati oleh para ASN dengan menyembunyikan atau menempatkan kendaraannya dibelakang area kantor Pemkot Bekasi.
“Program itu tidak efektif. Bahkan, mereka tetap bawa kendaraannya ke kantor dan diparkir dibelakang area kantor pemkot,” ungkap Mas Riwati, ketika dihubungi www.kanalbekasi.com, Jumat (3/8)

Menurutnya, tujuan program itu, guna menjaga kualitas udara. Sebab, Kota Bekasi merupakan salah satu kota yang dinilai cukup banyak menyumbangkan asap kendaraan.
Meski tidak menjelaskan secara rinci kualitas udara di Kota Bekasi, menurut Mas Riwati, pada tahun 2017 lalu, kualitas udara masih dinilai baik.
“Kalau tentang polusi udara, kita harus lihat dulu datanya. Tetapi pada tahun 2017 lalu, penilaian udara kita masih diambang batas,” katanya.
Dia berharap program One Day No Car bisa kembali dijalankan. Sebab, selain dapat meminimalisir polusi udara, kebijakan itu dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan raya.
“Kalau program itu bisa tetap berjalan, maka kualitas udara kita bisa tetap terjaga dan bisa menjadi solusi mengurai kemacetan lalu lintas jalan,” katanya.(sgr)






































