KanalBekasi.com – Summarecon Mal Bekasi kembali menggelar Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018. FKB ke enam tahun ini, yang berlangsung selama 32 hari mulai 16 Agustus – 16 September 2018 pengunjung akan diajak mencicipi ratusan menu lezat dari 80 kuliner UMKM yang berpartisipasi.
Berlokasi di area parkir barat The Downtown Walk, FKB 2018 mengusung tagline “Weteng Wareg Ati Marem Rek” yang artinya perut kenyang hati senang, sehingga tidak hanya menikmati kuliner lezat tetapi pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan budaya, arena permainan anak, hiburan musik hingga aksi dari komunitas pencinta hewan.
Ugi Cahyono selaku Center Director Summarecon Mal Bekasi mengatakan, tahun ke 6 penyelenggaraan FKB, kami masih konsisten untuk terus mengeksplorasi variasi kuliner tanah air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tahun ini Jawa Timur kami angkat menjadi tema besar, karena Jawa Timur merepresentasikan keberagaman kuliner lokal yang tengah berkembang di tanah air, mulai dari kuliner khas Jawa Timur hingga variasi kuliner kekinian,”kata Ugi, Senin (26/8/2018).
Ugi menuturkan, Dengan misi untuk terus melestarikan sekaligus mengedukasi kekayaan kuliner lokal, kami berharap acara ini akan terus menjadi wahana yang baik bagi para pelaku UMKM untuk mempertemukan langsung antara pembeli dengan pedagang,”tambahnya.
Sebanyak 15 tenant siap menawarkan variasi menu khas Jawa Timur seperti Raja Rawon, Cwie Mie Malang, Lontong Balap, Sego Pecel Ndeso Mr.J, Sego Resek khas Malang, Bakso Malang dan menu lezat lainnya. Selain itu, tersedia ratusan menu makanan favorit lainnya dari total 80 tenant di FKB 2018 yang terbagi menjadi 38 booth makanan dan 42 gerobakan.
“Beberapa menu favorit lainnya yang akan hadir antara lain Rujak Cingur & Tahu Campur, Tahu Tek, Es Goyang, Suwe Ora Kopi, Sate Tulang, Ketan Bakar dan masih banyak lagi. Untuk memenuhi permintaan konsumen akan makanan pedas, FKB juga menghadirkan beragam kuliner pedas seperti Seblak Jeletet, Pentol & Ceker Seuhah, Ayam Bledos dan Tempe Mendoan Jeletot,” jelasnya
Ugi mengungkapkan, Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi, FKB akan semakin lengkap dengan kehadiran 2 booth bertemakan Bekasi. Satu booth UKM yang menjadi binaan dari pemerintah Kota Bekasi yaitu Nasi Kebuli “MAMA” akan menjual hidangan nasi berbumbu khas timur tengah. Selain itu tersedia Bekasi Corner yang menyediakan beragam aksesoris, kerajinan tangan, fesyen dan Batik khas Kota Bekasi, kuliner serta cemilan khas Bekasi.
Selain beragam kuliner Nusantara, juga menghadirkan replika dua tugu ikonik di Surabaya yaitu Tugu Sura dan Buya serta Tugu Bambu Runcing juga akan membuat pengunjung terbawa ke dalam nuansa khas kota pahlawan yang diangkat sebagai tema besar dalam pagelaran festival kuliner tahun ini.
Area panggung tidak kalah menarik menggambarkan keindahan burung merak dan replika harimau sebagai ciri khas budaya Reog Ponorogo.
“Selain beragam hiburan, tahun ini ada yang berbeda dengan hadirnya komunitas pencinta hewan yang akan turut hadir di area FKB 2018. Berlokasi di dekat area layar tancap, pengunjung dapat menemukan beragam keunikan hewan-hewan yang berasal dari berbagai komunitas seperti pameran ikan hias, komunitas sugar glidder, reptil serta aqua scape,”pungkasnya.(lay)







































