Khawatir Membebani Anggaran KS-NIK, Pemudik Dilarang Bawa Sanak Famili

Sabtu, 1 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kartu Sehat  (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Kartu Sehat (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK)

KanalBekasi.com – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, melepas para pemudik pada program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan di CBD Summarecon Bekasi, Sabtu (1/6). Sekitar 4.000 ribu lebih warga dilepas pada program mudik gratis tersebut.

Pada kesempatan itu, dirinya menitipkan pesan kepada para pemudik agar sekembalinya dari kampung halaman tidak membawa sanak saudara, kerabat serta famili ke Kota Bekasi.

Baca Juga: Anggaran KS-NIK Bengkak, Dewan Minta Dievaluasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada para pemudik asal Kota Bekasi, saya titip pesan agar tidak membawa sanak famili ke Kota Bekasi usai mudik lebaran nanti,” pesannya, Sabtu (1/6)

Dijelaskannya, saat ini Kota Bekasi memiliki program Kartu Sehat berbasis NIK. Jika nantinya para pemudik kembali ke Kota Bekasi membawa sanak famili, ditakutkan hal ini bisa menjadi beban pada anggaran KS-NIK tersebut.

“Yang dikhawatirkan bisa menjadi beban untuk KS-NIK tersebut,” tukasnya.

Sejak diluncurkan program Kartu Sehat (KS) Bekasi berbasis NIK pada tahun 2017, Pemkot Bekasi menganggarkan senilai Rp 90 miliar dari APBD. Seiring berjalannya waktu, anggaran KS di tahun 2018, kemudian ditambah sebesar Rp 170 miliar.

Namun, nyatanya kurang dan dilakukan penambahan dalam perubahan parsial sebanyak dua kali menjadi Rp 419,7 miliar. Sementara untuk tahun 2019, Pemkot Bekasi kembali mengalokasikan anggaran KS-NIK sebesar Rp 300 miliar.(gir)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB