BPBD : Kota Bekasi Masuk Kawasan Rawan Bencana

Minggu, 11 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjr pada 2017 lalu di Kota Bekasi

Banjr pada 2017 lalu di Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai mengaktifkan Posko Utama Pengendali Operasi dalam rangka persiapan menghadapi potensi bencana alam selama musim hujan 2018.

“Kita mendirikan Posko Utama sebagai pusat pengendali operasi yang ada di Kompleks Pemkot Bekasi,” kata Kepala Seksi Rehabilitas dan Rekonstruksi BPBD Kota Bekasi, Edy Sukamto, di Bekasi, Minggu (11/11)

Kota Bekasi, lanjut Edy, masuk dalam kawasan rawan bencana selama musim kali ini berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Curah hujan yang tinggi menurut Edy berpotensi banjir di beberapa titik. Salah satu sumber banjir adalah Kali Bekasi. Di Kali itu menjadi tempat aliran air dari wilayah Bogor, dan mengaliri sejumlah titik seperti pemukiman di Bekasi Selatan, Bekasi Utara hingga sampai ke hilir.

Lebih lanjut, Edy menyebut banjir juga akan mewabah ke Kali Cakung. Bila curah hujan tinggi, air bakal menyapu daratan wilayah Barat, seperti Perumahan Dosen IKIP, Perumahan Nasio, Perumahan Harapan Baru dan pemukiman lainnya.

“ Untuk antisipasi nya kita sudah siapkan personel yang selalu siap siaga menghadapi bencana ada sekitar 50 orang, sebanyak 40 di antaranya adalah Pekerja Harian Lepas (PHL),” katanya.

Posko Utama itu, lanjut Edy, telah dilengkapi dengan sejumlah sarana dan prasarana evakuasi korban bencana, mulai dari persediaan makanan instans, perahu karet, dayung, tenda darurat, alat selam dan lainnya.

“Kalau ada yang kurang, kita akan koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain. Itu juga berlaku untuk persediaan makanan bagi korban,” katanya.

Seluruh sarana dan prasarana itu dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi tahun 2018.

Edy menambahkan, akibat tingginya potensi bencana di wilayah Kota Bekasi di antaranya Kompleks IKIP Pondokgede, Kompleks Nasio Bekasi, Kecamatan Bekasi utara, Kelurahan Teluk Pucung belakang Giant Wisma Asri, Jatiasih dan Bantargebang.

“Seiring dibangunnya kolam retensi di beberapa titik, memang banjir tidak terlalu lama menggenang. Namun masih ada yang cukup dalam jika banjir datang apalagi kiriman dari Bogor. Ketinggian air masih kisaran 60 cm sampai dua meter,” Tutupnya.(sgr)

 

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’
Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 18:07 WIB

Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB