KanalBekasi.com – Humas pemerintah yang memiliki posisi strategis diharapkan dapat selalu meng-upgrade keahliannya, terlebih dalam menghadapi revolusi industri 4.0 ini, humas pemerintah harus mampu menguasai teknologi dan new media.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti saat membuka acara SAIK (Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik) 2018 di Grand Ballroon Novotel Tangerang, Senin malam, (3/12).
Menurut Rosarita, acara SAIK 2018 ini memiliki tujuan untuk memperkuat jaringan kemitraan dengan Humas Kementerian/LPNK/Pemerintah Daerah, Dinas Kominfo Provinsi/Kabupaten/Kota, Humas Badan Usaha Milik Negara, Humas Perguruan Tinggi Negeri dan Komunitas Media Tradisional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sehingga jaringan kemitraan antar Humas Pusat, Daerah, BUMN, maupun Perguruan Tinggi Negeri dapat semakin bersinergi,” ungkapnya.
Selain itu, diharapkan juga terjadi peningkatan kompetensi dan kapasitas humas pemerintah untuk menjawab tantangan global agar semakin kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan informasi dan komunikasi publik di era digital.
Penyebaran informasi tidak hanya menjadi tanggung jawab Humas, namun bisa juga dilakukan oleh masyarakat melalui perantara pertunjukan rakyat. Oleh karena itu, diharapkan dengan diselenggarakannya SAIK 2018 dapat menumbuhkembangkan kemampuan, inovasi dan kreativitas kelompok pertunjukkan rakyat sebagai media hiburan dan jaringan diseminasi informasi serta memelihara dan mempertahankan nilai-nilai budaya bangsa.
“Diharapkan pertunjukan rakyat tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat saja, namun juga bisa menjadi jaringan diseminasi informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.(sgr)






































