Komitmen Pemkot Kurangi Sampah Plastik Masih Sebatas Himbauan

Jumat, 15 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KanalBekasi.com – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi melalui Kepala Dinasnya Jumhana Lutfi menyatakan komitmennya untuk terus mensosialisasikan pengurangan penggunaan sampah plastik. Sosialisai terkait sampah plastik menurutnya sudah dimulai Januari 2019 kemarin, namun sampai saat ini masih terus disosialisasikan.

Pengurangan sampah plastik, menurut Lutfi telah mendapat perhatian Walikota Bekasi Rahmat effendi dengan instruksi yang tertuang dalam peraturan walikota (perwal) Bekasi No 61 Tahun 2018.

Baca juga: ICW : Stop Sampah Plastik, Stop Sampah Politik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perwal untuk membatasi penggunaan plastik sudah ada, saat ini masih tahap sosialisasi. Sasarannya pelaku usaha, toko ritel dan pusat perbelanjaan di Kota Bekasi” Kata Lutfi, Jum’at (15/2).

Lutfi menambahkan, sosialisasi telah banyak dilakukan oleh berbagai pelaku usaha ataupun toko ritel. Nantinya, kata Lutfi, para pelaku usaha tersebut diminta untuk mensosialisasikan kepada konsumen untuk membatasi penggunaan sampah plastik.

“Kita baru sebatas instruksi, kita jelaskan kepada pengusaha kenapa sampah plastik harus dikurangi” Terang Lutfi

Namun, sambung Lutfi, pihaknya baru sebatas memberikan instruksi. Lewat proses perizinan yang diajukan para pengusaha, Dinas Lingkungan Hidup menginstruksikan agar megurangi sampah plastik

“Kebijakan mengurangi sampah plastik baru sebatas himbauan, belum sampai larangan di regulasi perizinan” Tambahnya.

Sebagai informasi, Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan bahwa setiap hari orang memiliki ketergantungan terhadap plastik semakin tinggi, namun bahaya yang ditimbulkannya kurang di sadari oleh masyarakat. Padahal limbah plastik sangat mungkin menyebabkan kanker, depresi, gangguan syaraf, paru-paru dan pencemaran lainnya. (sgr)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB