Spanduk Caleg dan Pilpres Gunakan Paku di Pohon Diprotes Warga

Senin, 18 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi,spanduk bergambar caleg yang dipaku di pohon

Ilustrasi,spanduk bergambar caleg yang dipaku di pohon

KanalBekasi.com – Mendekati pelaksanaan pemilihan calon legislatif (Caleg) dan pemilihan presiden (Pilpres), warga Kota Bekasi, meminta agar pohon yang berada dipinggir jalan tidak dijadikan sarana berkampanye.

Dasio, warga Perumahan Vila Indah Permai (VIP), Bekasi Utara, mengatakan mendekati pemilu biasanya spanduk calon wakil rakyat dan sebagainya banyak terpampang diberbagai sudut kota.

Alangkah bijaknya jika spanduk calon tersebut tidak ditempelkan menggunakan paku di pohon-pohon yang berada dipinggir jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka jugakan makhluk hidup dan juga bisa merasakan sakit sama seperti kita, jadi saya himbau jangan menggunakan paku untuk memasang spanduk di pohon,” pintanya, Senin (18/2).

Baca Juga: Antisipasi Konflik, KPU Siapkan Skema Kampanye Parpol

Menurut dia, pemasangan spanduk dengan menggunakan paku di pohon adalah cara-cara yang tidak elegan di dalam berkampanye. Ditambah lagi dapat menambah kesan semerawutnya dengan memasang spanduk berpaku di pepohonan.

“Akan terkesan semerawut dan bisa menimbulkan rasa tidak simpatik kepada calon tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: Panwaslu Bakal Tertibkan APK Gambar Tokoh Diluar Pengurus Parpol

Sementara itu, M. Taufan, mengatakan jika ingin merebut hati rakyat, seharusnya mengedepankan hal-hal yang dapat mengedukasi warganya.

“Kalau menurut saya lebih baik jika mereka mengkampanyekan calonnya dengan mengedepankan unsur edukasi,” terangnya.

Terkait pemasangan spanduk berpaku di pohon, menurut dia, jangan sampai terjadi karena bisa menyakiti tanaman tersebut.

“Saya rasa kurang pas saja, coba kalau tubuh kita ditancapi spanduk berpaku pasti akan sakit juga,” katanya sambil mengerutkan dahi.

Ia pun berharap, petuga penegak peraturan daerah (Satpol PP,red) memiliki kepedulian dalam menertibkan spanduk yang marak menggunakan sarana pohon.

Menurut dia, hampir diseluruh wilayah terpampang gambar para caleg  di pohon.

“Sangat disayangkan jika petugas pemerintah setempat tidak langsung menertibkan spanduk yang berada di pohon-pohon,” tutupnya.(gir/boy)

Berita Terkait

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan
Pemerintah Genjot 30 Ribu Kopdes Merah Putih, Prioritaskan Desa, Kota Terkendala Lahan
Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi Diisi Plt, 10 Nama Kandidat Masuk Seleksi Pusat
Imigrasi Amankan 78 WNA Diduga Langgar Izin Tinggal
Tindak Lanjut LKPJ 2025: DPRD Kota Bekasi Bergerak Masif Lakukan Uji Petik dan Tinjauan Lapangan
Gunakan Sepeda ke Kantor, Walikota Bekasi Pantau WFH dan Dorong Efisiensi Energi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan

Rabu, 15 April 2026 - 22:52 WIB

Pemerintah Genjot 30 Ribu Kopdes Merah Putih, Prioritaskan Desa, Kota Terkendala Lahan

Rabu, 15 April 2026 - 16:46 WIB

Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi Diisi Plt, 10 Nama Kandidat Masuk Seleksi Pusat

Rabu, 15 April 2026 - 15:37 WIB

Imigrasi Amankan 78 WNA Diduga Langgar Izin Tinggal

Berita Terbaru