Tepis Perspektif Negatif, Aliansi Ormas Bekasi Rutin Gelar Aksi Sosial

Selasa, 26 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Aliansi Ormas Bekasi, Mandalesta, tengah membagikan nasi bungkus kepada warga kurang mampu

Sekretaris Jenderal Aliansi Ormas Bekasi, Mandalesta, tengah membagikan nasi bungkus kepada warga kurang mampu

KanalBekasi.com – Keberadan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), kerap menimbulkan keresahan ditengah masyarakat, lantaran perawakan menyeramkan dan senang berhimpun secara bergerombol. Bahkan, tak jarang timbul gesekan antara ormas yang ingn menduduki wilayah kekuasaan tertentu. Anggapan negatif terhadap ormas pun, kini mulai ditepis .

Sekrertaris Jenderal Aliansi Ormas Bekasi, Mandalesta mengakui bahwa selama ini perspektif negatif tersebut telah terbangun ditengah masyarakat. Itu akibat adanya oknum tidak bertanggungjawab, sehingga menciderai nama baik organisasi.

“Ormas itu lahir dari masyarakat, dan sudah barang tentu, apa yang menjadi cita-cita terbentuknya ormas itu, ya untuk masyarakat juga. Contoh, ketika ada kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat, ormas punya andil untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah. Tapi sekarang banyak oknum yang mencatut nama ormas,” ungkapnya, saat ditemui di Pondok Timur Indah, Bekasi Timur, Selasa (26/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Mendagri Beri Penghargaan Bakesbangpol dan Ormas Berprestasi

Menurut Manda, sejak dibentuknya Aliansi Ormas Bekasi (AOB), perspektif negatif tersebut terus dihilangkan. lewat berbagai kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada anak Yatim dan Dhuafa dengan cara membagikan 1000 nasi bungkus setiap bulannya. Aksi sosial tersebut diyakini mampu menepis anggapan miring tekait keberadaan ormas.

“Kita tidak buktikan dengan ucapan, tapi tindakkan kita rasa itu sudah cukup, bahwa kita adalah bagian dari mereka, yang selalu berpihak kepada mereka (masyarakat),” ucapnya.

Baca Juga: Sekitar 700 Polisi, Siap Amankan Aksi Dem

Dibawah pimpinan H. M. Zaenal Abidin, AOB berkomitmen menjadi garda terdepan masyarakat, terutama persoalan sosial. “Alhamdulillah, Ketua Umum AOB, H.M. Zaenal Abidin selalu berpesan agar tidak menghilangkan budaya berbagi. Setiap Senin kita bagikan 1000 nasi bungkus setiap pekannya kepada PMKS. Dan setiap bulannya santunan ke Yatim dan Dhuafa. Uangnya darimana? uangnya dari kolektif temen-temen ormas di AOB,” kata Manda menambahkan.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat mencatat ada sebanyak 4.393 anak terlantar dan 1.385 gelandang dan pengemis di Kabupaten Bekasi tahun 2016. Sementara, pada tahun 2015, Dinas Sosial Jawa Barat mencatat ada sebanyak 682.229 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kabupaten Bekasi. Tentunya, kata dia, ini menjadi perhatian bersama, baik masyarakat ataupun Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Ini soal keseriusan Pemerintah saja sebenarnya. Mereka ini warga negara Indonesia, yang juga perlu kita perhatikan. Apalagi pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 menjelaskan, Fakir miskin dan anak-anak terlantar di pelihara oleh Negara. Sudah jelas kalau ini harus menjadi perhatian kita semua, terutama pemerintah yang memiliki kebijakan terhadap rakyatnya,” imbuhnya.(sgr)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’
Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt
Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 18:07 WIB

Pengangkatan Kepsek Definitif, Kadisdik Masih Berstatus ‘Sementara’

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 21:14 WIB

MBG Dihadirkan untuk Memastikan Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB