Atasi Banjir di Bandung Selatan, Terowongan Nanjung Rampung 2019

Senin, 11 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terowongan Nanjung untuk mengatasi banjir di Bandung bagian selatan

Terowongan Nanjung untuk mengatasi banjir di Bandung bagian selatan

KanalBekasi.com – Presiden Jokowi berharap pembangunan Terowongan Nanjung di Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang sudah direncanakan sejak 15 tahun lalu, bisa rampung akhir tahun ini.

Keberadaan dua terowongan Nanjung tersebut menembus tebing sepanjang 230 meter. Jika pembangunan kedua terowongan ini selesai, maka akan bisa mengurangi banjir yang ada di Bandung Selatan, terutamanya di daerah Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.

Baca Juga: Dua Bendungan Dibangun Atasi Banjir Kiriman Dari Bogor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini rencana lama, sekarang dalam proses, pekerjaan terowongan Nanjung ini dilakukan sepanjang 230 meter, 2 terowongan” Kata Jokowi, Senin (11/2)

Saat ini, sambung Jokowi, yang satu sudah rampung yang satu separuh lebih. Karena itu, diharapkan tahun ini rampung. Sehingga nanti musim hujan berikut sudah kelihatan fungsi dari terowongan ini.
Dirilis dari biro Setpres, Jokowi mengungkapkan kesulitan pembangunan terowongan yang sudah direncanakan sejak 15 tahun lalu itu. Kendala yang pertama di Kabupaten tidak mempunyai kemampuan membangun, baik di Kabupaten maupun di Provinsi. Sehingga pekerjaannya diambil alih pusat.

“Kalau kita lapangannya. Dulu kan kita sudah pernah cek yang di kawasan retensi yang juga kita bangun di Cieunteung, kan sudah ke sana kita. Jadi kalau sudah itu kemudian diputuskan ya langsung dijalankan. Biasanya kita bekerja seperti itu, lapangannya kita lihat, kemudian perencanaan, perencanaan dan langsung kita putuskan” Terangnya

Selain Terowongan Nanjung, pemerintah juga tengah mengerjakan sejumlah infrastruktur penanganan banjir, seperti pembuatan kolam retensi Cieunteung Dayeuhkolot, embung Gedebage, floodway Sungai Citepus, dan Sungai Cisangkuy.

Menurut Jokowi, pengendalian banjir di kawasan Bandung Selatan dibutuhkan 182 hektare lahan untuk pembebasan kolam retensi. Ia menjelaskan, sepanjang itu memang bermanfaat ya dijelaskan kepada masyarakat kebutuhan lahan yang besar.

“Jelaskan fungsinya untuk rakyat banyak, saya kira masyarakat juga akan memberikan ruangnya,” Pungkasnya.(sgr)

Berita Terkait

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 09:57 WIB

Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB