KanalBekasi.com – Terkait pengamanan dan penjagaan Tempat Pemungutan Suara (TPS), Polri memperbolehkan Forum Umat Islam (FUI) untuk turut serta dalam penjagaannya pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Yang bertujuan untuk menjaga Pemilu dari kecurangan.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, menegaskan, apabila FUI ingin turut serta dalam penjagaan TPS, harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan aparat keamanan setempat.
Baca Juga: Polisi: Ada Pihak yang Sebarkan Isu Pemilu Rusuh
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
FUI sudah mengumumkan akan menjaga setiap TPS di Jakarta pada hari pencoblosan nanti. Ratusan anggota FUI akan mengenakan baju putih sebagai simbol. Sebelum mengawal TPS, umat Islam akan mendengarkan tausiyah dan melaksanakan salat subuh berjamaah.
“Nantinya, Polisi akan memberikan batas kepada FUI dalam melaksanakan aksinya tersebut. Mereka di luar, dan akan diberi batas”Jelas Dedy
Gerakan ‘Putihkan TPS’ ini secara resmi akan dijalankan pada 17 April mendatang. Namun simulasinya akan diadakan pada saat Apel Siaga 313, yakni 31 Maret 2019. Tujuan dari gerakan sebagai langkah awal menjaga pemilu dari kecurangan.(sgr)






































