KanalBekasi.com – Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Bekasi Timur, unjuk kebolehan melalui kesenian tari tradisional dan permainan.
Kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ini diselenggarakan di SD negeri Margahayu Bekasi, Selasa (9/4).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alie Fauzi yang hadir pada kegiatan FLS2N tingkat SD ini mengapresiasi bakat peserta didik dalam melestarikan budaya tradisional .
Menurut Alie, pembentukan karakter yang dilakukan sekolah dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan positif salah satunya melalui kesenian.
“Saya sangat mengapresiasi kepada seluruh kepala sekolah dan guru di Kecamatan Bekasi Timur yang mampu menyelenggarakan kegiatan ini untuk membentuk karakter para siswa-siswinya. Karena, kemampuan anak itu tidak harus dihasilkan melalui prestasi akademik saja, melainkan lewat ajang ini juga kita dapat menciptakan prestasi bagi anak-anak kita,” kata Alie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: SDN Bintara 3 Bekasi, Raih Juara 1 Lomba Kreasi Grestel VI Pramuka
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Bekasi Timur, Usman Hakim, mengatakan bahwa keiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya.
Tujuan digelarnya kegiatan ini untuk menjaring bakat dan krestifitas pelajar tingkat SD.
Menurut Usman, kegiatan kreatifitas anak, guru dan kepala sekolah berprestasi yang dilombakan ini, mengedepankan aspek pelestarian kesenian budaya tradisional oleh para peserta lomba terutaman para pelajar SD.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan lomba kesenian tari tradisional yang di dalamnya diisi dengan permainan tradisional juga,” ungkapnya, Selasa (9/4).
Baca Juga: Festival Seni, GNP Tampilkan 1500 Penari Ronggeng Menor
Dengan begitu, para guru dan Kepala Sekolah nantinya akan terlihat kemampuan mereka di dalam mengelola manajemen sekolah dan para guru di dalam pengaplikasian keilmuannya kepada para anak didik bisa terealisasi dengan baik dan tersampaikan ke anak didiknya.
“Para guru dan Kepala Sekolah berprestasi juga dilombakan pada ajang ini, sehingga nantinya bisa menjadi bahan evaluasi kedepannya,” ungkapnya menambahkan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana FLS2N, Amaruzaman, mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan menjadi ajang bagi sekolah untuk memperkenalkan dan melestarikan kesenian dan permainan tradisional asli Indonesia.
“Melalui kegiatan ini para siswa diharapkan bukan hanya mengenal kesenian tradisional saja, melainkan ikut menjaga dan melestarikannya,” harap Amaruzaman.
Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari tersebut, melombakan tari tradisional, seni bernyanyi, menggambar dan beberapa mata perlombaan lainnya, menjadi salah satu upaya sekolah di dalam menanamkan dan membentuk karakter siswa.
“Yang terpenting melalui kegiatan ini para siswa bisa ditanamkan karakter kemandirian sehingga mereka bisa lebih mencintai kebudayaan lokal,” pungkasnya.(gir)






































