KanalBekasi.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuldjono telah menyiapkan langkah-langkah agar mudik Lebaran tahun ini lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya dari sisi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 965 kilometer (km) ditambah ruas tol fungsional yaitu Tol Pandaan – Malang seksi 1 – 3 (31 km) dan Jalan Tol Trans Sumatra sepanjang 503 km.
Baca Juga: Tol Japek Sering Macet Parah, Kemenhub Siapkan Langkah ini
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait pembangunan di sepanjang jalan tol Jakarta – Cikampek, Basuki menyatakan seluruh pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan baik tol maupun non tol akan dihentikan pada H-10 Lebaran hingga H+10 Lebaran.
“Termasuk pada proyek pembangunan Jalan Tol Layang Cikampek II juga akan dihentikan dan jumlah lajurnya akan difungsikan seperti semula yakni 4 lajur untuk masing-masing arah,” kata Basuki, Selasa (7/5)
Ia menambahkan lokasi pekerjaan Jalan Tol Layang Cikampek II akan dikembalikan 4 lajur dan dibersihkan. Selain itu, untuk antisipasi kemacetan, Kementerian PUPR juga tengah mengkaji dampak dari pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang bertujuan memecah arus kendaraan yang ke menuju Tol Cikampek-Palimanan dan yang ke Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi.
Kementerian PUPR juga sedang mempersiapkan Tempat Istirahat (TI)/Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Jalan Tol Trans Jawa sebanyak 71 unit rest area (55 rest area operasi dan 16 rest area konstruksi) yang ada di setiap jarak 20 km.
“Jadi yang sedang tahap konstruksi juga kita siapkan, lengkap dengan persediaaan BBM semua jenis,” pungkasnya.(sgr)






































