KanalBekasi.com – Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengimbau kepada seluruh jemaah haji untuk cek kesehatan secara rutin jelang keberangkatan. Menkes meminta pada saat pemberangkatan jemaah haji dalam keadaan sehat.
“Jadi jauh hari saya minta untuk jaga kesehatan. Kemudian mereka (jemaah haji) terbang ini yang kita bicarakan bagaimana selamat di penerbangan baik pergi maupun kembali,” katanya, Kamis (13/6).
Baca Juga: Setaraf RS Tipe C, Klinik Haji di Madinah Sudah Siap
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menkes mengingatkan jamaah soal kondisi yang berbeda di udara berbeda dengan di darat, sementara jemaah haji akan berada 9 hingga 12 jam berada di pesawat menuju Arab Saudi. Ia meminta Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lain tetap mendampingi para jemaah selama dalam pesawat.
Menkes juga mewanti-wanti soal kejiwaan jemaah juga perhatian kepada jemaah lanjut usia, jangan sampai dehidrasi. TKHI akan selalu mengingatkan jemaah untuk tidak kurang minum sekaligus meminta kepada pemerintah Arab Saudi untuk memperbaiki dan menambah toilet.
Ketika jemaah haji banyak minum akan sering buang air, karena itulah Menkes meminta perbaikan dan penambahan toilet di sana. Ia juga mengingatkan jamaah tentang Heatstroke yang perlu diwaspadai, Kemenkes melakukan beberapa langkah antisipatif diantaranya dengan membagikan spray air untuk wajah, sandal, payung, dan terus mengingatkan jemaah jangan sampai terkena heatstroke.
Heatstroke adalah kondisi dimana suhu tubuh dapat mencapai lebih dari 40°C atau lebih. Sengatan panas ini dapat memicu komplikasi mematikan atau menyebabkan kerusakan pada otak dan organ internal lainnya.
Lebih lanjut, Menkes mengatakan masalah kesehatan kerap terjadi tidak hanya pada saat pelaksanaan ibadah haji, waktu pulang pun sering kali ada yang menderita berbagai penyakit bahkan sampai ada yang dirawat inap di rumah sakit Arab Saudi. Jenis penyakit tersebut di antaranya berupa penyakit tidak menular seperti yang diderita jemaah sejak sebelum pergi haji seperti jantung, hipertensi, dan diabetes.
“Kalau kita kontrol penyakit itu dengan baik, kita bisa menjaga diri untuk tetap sehat selama ibadah haji,” kata Menkes.(sgr)






































