Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kamis, 24 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengungkap kasus percobaan upaya penggagalan pelantikan presiden

Polisi mengungkap kasus percobaan upaya penggagalan pelantikan presiden

KanalBekasi.com – Polda Metro Jaya merilis 2 tersangka dalam kasus penggagalan pelantikan presiden. Kedua tersangka tersebut berinisial, RA dan SR.

“Dari hasil pengembangan kasus tersebut, tim Resmob Polda Metro Jaya berhasil mengamankan kedua tersangka yang berinisial, RA dan SR,” kata Kasubbit Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng, di Polda Metro Jaya, Kamis (24/10)

Baca Juga: Eks Dosen IPB Rencanakan Ledakan Bom di 9 Titik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gede juga menyebut kedua tersangka itu juga ikut terkait dalam pembuatan bom. Dua tersangka yang ikut jaringan Abdul Samith untuk gagalkan pelantikan Presiden.

“Keduanya ikut terkait rangkaian kegiatan pembuatan, penyediaan, dan pengangkutan terhadap bahan peledak bom molotov, bom rakitan, dan ketapel,” ujar Gede.

Selain kedua tersangka tersebut, sebelumnya polisi berhasil mengamankan enam tersangka lainnya. Mereka berinisial, SH, E, FAB, RH, HRS dan PSM yang tergabung dalam grup chat internet WhatsApp.

Kelompok ini memiliki koneksi dengan eks dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith. Salah satu tersangka Samsul sempat berkomunikasi dengan Abdul Basit

Sementara itu, Kaur Bahan Peledak Puslabfor Mabes Polri Kompol Heri Yandi menuturkan, 28 bom rakitan yang ditemukan memiliki komponen yang terbilang lengkap. Disampaikan Yandi, pihaknya juga telah melakukan uji daya ladak bom rakitan tersebut. Hasilnya, bom rakitan itu diketahui memiliki daya ledak yang cukup kuat mencapai 30 meter.

“Kita uji coba ledakan di Brimob kerusakan cukup kuat, kita coba dengan mannequin di situ bisa melukai personel atau orang, paku-paku bisa berterbangan jarak 30 meter,” pungkasnya.(sgr)

Berita Terkait

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak
Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan
Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita
Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah
Satgas Haji Polri Resmi Dibentuk, Fokus Berantas Modus Penipuan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:07 WIB

PBB Naik Tak Wajar, Warga Bekasi Pertanyakan Transparansi Data Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Kasus Bullying di SDN Kota Bekasi Berujung Mediasi, Sekolah Siapkan Langkah Pencegahan 

Jumat, 17 April 2026 - 21:54 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Narkoba: 45 Kg Ganja dan Ratusan Ribu Pil Disita

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Puluhan Guru SD dan SMP Negeri Dilantik Sebagai Kepala Sekolah

Berita Terbaru

HEADLINE

Tiga Jenis Produk BBM Naik Gila-gilaan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB